Yanti SariYANTI SARI. MEDAN. Buku mengenai riwayat Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi, sang pendiri Kota Medan ini, akan dluncurkan sore hingga malam hari ini [Jumat 16/9: Pukul 18.00 – Selesai] di Convention Hall Danau Toba Internasional Hotel, Jl. Imam Bonjol No 117, Medan. Acara peluncuran ini diselenggarakan oleh DPP PMS (Pemuda Merga Silima).

Menurut Tertib Acara yang diterakan pada undangan, acara ini akan dihadiri oleh Walikota Medan (H.T. Dzulmi Eldin) dan Gubsu (H.T. Erry Nuradi). Keduanya juga akan memberi Kata Sambutan setelah Ketua Panitia (Bahtera Sinulingga) dan Ketua Umum DPP PMS (Mbelin S. Berahamana).

pa-timpus
Pemuda Merga Silima (PMS) di Monumen Guru Pa Timpus.

Setelah Kata-kata Sambutan di atas, diadakan Testimoni Lintas Etnis mewakili suku-suku berikut: Melayu, Toba, Karo, Mandailing, Pakpak, Nias, Jawa, Simalungun, Tionghoa, dan India. Dr. Badikenita SE MSi bertindak sebagai moderator untuk Testimoni Lintas Etnis ini.

Setelah itu, diadakan penyerahan buku secara simbolis dari penerbit ke penulis (Robert Perangin-angin MSi) dan selanjutnya ke ahli waris Pa Timpus yakni Datuk Adil Freddy Haberham Sembiring Pelawi. Di bagian akhir dari acara diadakan Lelang Kehormatan, Hiburan dan Penutupan.

 

Roy Fachraby Menanggapi

pa-timpus-2
Roy Fachraby Ginting (kanan) bersama penulis buku Robert Perangin-angin (kiri)

Sekretaris Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat Karo (Roy Fachraby Ginting SH MKn) menyambut gembira peluncuran buku tentang pendiri kota Medan ini. Seperti yang dituturkannya kepada Sora Sirulo, dia dan penulis buku ini telah banyak berkonsultasi dan berdiskusi saat buku belum dicetak.

“Masih banyak yang tidak mengetahui Kota Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara didirikan oleh Guru Pa Timpus. Kita semua berharap nantinya buku sejarah Kota Medan ini dapat dimasukkan ke sekolah-sekolah di Kota Medan agar para pelajar dapat menambah wawasan sejarah mereka mengenai sejarah berdirinya Kota Medan,” kata Roy yang merupakan inisiator dan Ketua Umum Kerja Tahun Kuta Medan yang pertama sejak didirikan oleh Guru Pa Timpus 1 Juli 1590.

Roy juga mengharapkan agar Gubsu dan Walikota Medan tergerak hatinya untuk memindahkan makam pendiri Kota Medan Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi dari lokasi sekarang yang masuk wilayah Kabupaten Deliserdang ke wlayah Kota Medan.

Catatan: Video di atas direkam dengan drone.




Leave a Reply