imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Kerusakan Jalan protokol di Kecamatan Biru-biru (kabupaten Deliserdang) saat ini kondisinya cukup parah. Pun demikian, belum ada tanda-tanda akan diperbaiki oleh dinas PU Binamarga Kabupaten Deliserdang. Padahal, Bupati Deliserdang H. Ashari Tambunan dalam kunjungan kerjanya ke Desa Periaria (Kecamatan Biru-biru) baru lalu [Rabu 44/2], berjanji akan segera memperbaiki jalan protokol dari Desa Sidodadi hingga Desa Mardingding Julu (sepanjang 25 Kilomter).

Saat itu, bupati Ashari Tambunan bilang, realisasi perbaikan jalan tersebut akan dilaksanakan paling lambat pada pertengahan bulan Juni lalu. Mirisnya, meski bulan September telah tiba, Jalan yang kondisinya kupak-kapik tersebut belum ada tanda-tanda hendak diperbaiki.

“Semua warga yang hadir di Desa Periaria ketika itu mendengar pidato dan janji Bupati Deliserdang Ashari Tambunan. Tapi sampai saat ini belum juga diperbaiki,” kesal R. Tarigan (34) salah satu warga kepada Sora Sirulo kemarin [Minggu 18/9: Siang].

jalan-rusak-6

Lanjut dikatakan, saya menduga ucapan Pak Bupati saat itu hanya manis di bibir saja agar seluruh warga yang bermukim di Kecamatan Biru-biru senang. Tapi, jika memang tidak bisa membuktikannya, sebaiknya jangan diucapkan. Soalnya sebagian warga mengira kalau mereka telah dibohongi.

“Ini sama halnya dengan pembohongan publik. Masyarakat sekarang bukan semua bodoh. Buktinya, pencanangan Desa Periaria sebagai desa percontohan budidaya Pisang Barangan yang diprogramkan bupati saat melakukan kunjungan, juga bisa dibilang gagal,” bebernya.

Sementara informasi diperoleh oleh Sora Sirulo, gagalnya perbaikan jalan protokol menuju Kecamatan Biru-biru akibat maraknya aktivitas truk pengangkut material melebihi tonase dari lokasi penambangan Golongan C setiap hari melintasi jalan dimaksud. Sehingga, camat Biru-biru Syafii Sihombing yang saat itu menjabat sebagai Camat Biru-biru menunda proyek perbaikan jalan yang sejatinya sudah lama didambakan oleh warga setempat.




“Memang perbaikan jalan sudah lama diprogramkan. Namun terpaksa digagalkan karena salah satu lokasi penambangan Galian C yang ada di Desa Rumah Gerat menggunakan armada dengan kapasitas muatan hingga 20 ton. Sementara untuk kelas jalan kabupaten, hanya dilintasi dengan muatan 8 ton. Percuma diperbaiki kalau toh tidak akan bertahan lama. Hanya buang-buang anggaran saja,” kata sumber Sora Sirulo Jumat kemaren di Kantor Camat Biru-biru.

Dari amatan  di lapangan, tampak kerusakan jalan teramat parah terdapat di Desa Jandi Rejo, Desa mbarue, Desa Periaria, Desa Penen hingga Desa Mardingding Julu. Di beberapa titik seperti di Dusun Tembengen Desa Periaria dan di Desa Mardingding Julu, lokasi jalan sudah tidak layak lagi dilalui kenderaan.




Leave a Reply