Barang Pinjaman Digadaikan, Ngakunya Nyemplung ke Sungai

0
29

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Awalnya, Ade Faisal (42) warga Kota Matsum (Medan Area) yakin atas ucapan abangnya Abdi Amir (46) yang mengatakan sepeda motor Honda Revo miliknya yang dipinjam 4 tahun lalu nyemplung ke sungai. Namun, setelah Polisi melakukan cek TKP, barulah diketahui Abdi ternyata berbohong.


Ceritanya begini, sekira 4 tahun lalu Ade Faisal meminjamkan sepeda motor Honda Revo BK 5539 AAC miliknya kepada Abdi. Dosen UMSU ini kasihan melihat abang kandungnya ini tidak memiliki sepeda motor. Akan tetapi, Selasa kemarin ketika Ade Faisal menyambangi kediaman abangnya itu, Ade tidak lagi melihat sepeda motornya yang dipinjamkannya itu.

digadaikan
Abdi saat berada di Polsek Delitua.

Jelas saja Ade menjadi tanda tanya. Ia pun kemudian menanyakannya kepada Abdi keberadaan sepeda motornya.  Abdi menceritakan sepeda motornya itu telah hilang karena saat dibawa melintasi Jl. Sejarah, Delitua, nyempulung ke sungai bersama dirinya.

“Saya sih yakin saja dengan ucapan abang saya itu. Karena abang saya itu kadang kala gak bisa mengontrol dirinya. Soalnya abang saya itu sudah lama kena stroke ringan dan pemiliki penyakit ginjal. Bisa saja tangannya tak sengaja menarik gas kereta, sehingga ia bersama kereta itu ikut nyempulung ke sungai,” bilang Ade Faisal.

Abdi Amir saat diwawancarai oleh Sora Sirulo membenarkan insiden tersebut. Menurutnya kejadian naas yang menimpanya terjadi ketika Abdi datang dari arah Delitua hendak pulang ke rumahnya di kawasan Medan Johor [Sabtu 17/9: Malam]. Namun, setibanya di Jl. Sejarah persis di pinggir Sungai Deli, sepeda motor yang dikendarainya terpeleset. Sehingga ia bersamanya ikut nyempung ke sungai.

“Aku tiba-tiba terpeleset dan masuk ke dalam sungai. Bukan hanya kereta, STNK yang ada di saku celanaku juga ikut hanyut,” kata Abdi.




Akan tetapi, Polisi yang curiga dengan keterangan Abdi mengambil inisiatip melakukan cek TKP. Apalagi, Abdi hari itu tidak langsung membuat laporan ke Polsek Delitua. Setibanya di TKP, Abdi ternyata tidak bisa menjelaskan secara rinci bagaimana kronologis sehingga ia bersama sepeda motornya nyemplung ke sungai. Pasalnya, lokasi sungai yang ditunjuk justru dikelilingi tembok.

“Ya, keretanya terbang melewati tembok itu, pak” kata Abdi kepada Polisi yang melakukan cek TKP.

Yakin Abdi telah berbohong, salah satu petugas kemudian meminta kepada Abdi dan Ade Faisal menyelesaikan dengan kekeluargaan. Dugaan Polisi, sepeda motor milik Ade telah digadaikan oleh abangnya Abdi.




Leave a Reply