Sirulo TV: Warga Pasar 8 dan Pasar 9 Kecamatan Sunggal Merasa Terdiskriminasi

0
45

Yanti SariYANTI SARI. SUNGGAL. Desa Sei Beras Sekata (Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang) terdiri dari beberapa kelompok pemukiman; Sri Gunting, Pasar 5, Pasar 6, Pasar 7, Pasar 8 dan Pasar 9. Bayangkan saja, pembangunan jalan aspal baru-baru ini hanya dari Perumahan Sri Gunting hingga Pasar 7. Hanya Pasar 8 dan Pasar 9 yang tidak kebagian pembangunan jalan aspal.

Bayangkan saja bagaimana perasaan warga yang tinggal di Pasar 8 dan Pasar 9. Mereka tertanya-tanya mengapa hanya 2 kelompok pemukimanan ini yang tidak kebagian jalan aspal sedangkan yang lain-lainnya menerima jalan aspal. Hingga kini mereka tidak memperoleh jawaban mengapa, baik dari kepala dusun maupun kepala desa mereka. Warga Pasar 8 dan Pasar 9 merasa terdiskriminasi.

Adapaun kerusakan jalan yang telihat di video di atas adalah yang terjadi di jalan ke Pasar 8 dan Pasar 9. Kerusakan jalan ini bukan semata-mata karena sering dilalui oleh truk bermuatan berat seperti halnya pengangkut padi, tapi memang karena belum pernah ada pembangunan jalan sama sekali.




Jalan ini dilalui oleh warga setempat yang bekerja di Kota Medan atau Pancurbatu atau anak-anak sekolah. Pengendara harus sangat berhati-hati melintasi jalan ini karena penuh dengan lobang dan sangat licin.

Pertanyaan warga kira-kira begini. Di Pasar 8 dan Pasar 9 banyak hasil pertanian khususnya sebagai salah satu lumbung padi Kabupaen Deliserdang. Jalan menuju Pasar 9 hanya sepanjang 5 kilo meter. Mengapa jalan ini disisakan untuk tidak diaspal?

Beredar selentingan di masyarakat bahwa tidak diaspalnya jalan ke 2 kelompok pemukiman ini adalah untuk menjaga agar harga jual tanah tidak naik sehubungan dengan adanya developer yang hendak membangun perumahan di daerah ini. Bila jalannya bagus, dikhawatirkan harga tanah naik karena mengundang spekulan tanah membeli tanah di daerah ini untuk kemudian dijual lagi.




Leave a Reply