Reses Anggota DPRD Sesalkan Pungli di SMAN 1 Delitua

0
112

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Anggota DPRD Deliserdang mengaku sangat menyesalkan kinerja Kepala Sekolah SMAN 1 Delitua yang melakukan pungutan liar terhadap siswa dengan dalih untuk perlengkapan sarana sekolah. Hal tersebut dikemukakan oleh anggota legislatif saat melakukan reses di Kantor Camat Delitua kemarin [Selasa 4/10].

“Informasi yang kami peroleh dari masyarakat, selain dibebankan dengan pungutan itu, setiap siswa yang memiliki kenderaan juga dikenakan retribusi parkir. Kami sangat menyesalkannya,” kata Darwin Sembiring salah seorang anggota DPRD Deliserdang.

Sayangnya, Camat Delitua (Kurnia Boloni Sinaga) dan Kepala Sekolah SMAN 1 Delitua (Darwin Sinulingga MM) tidak berkenan hadir dalam acara reses tersebut. Akan tetapi, Sekcam Delitua (Wahyu R) berjanji menyampaikan permasalaha ini kepada yang bersangkutan. Janjinya ini disaksikan oleh unsur Muspika reses-2Kecamatan Delitua, lurah, kepala desa, KUPTD, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.

Dalam arahannya, Sekcam Wahyu R mengatakan mohon maaf kepada seluruh anggota dewan atas sambutan yang sekiranya tidak berkenan. Pada kesempatan itu, Wahyu mengharapkan kepada kepala desa dan lurah agar menyampaikan segala permasalahan dalam pertemuan dengan anggota legislatif.

Di hadapan anggota legislatif yang turut hadir (spt. Timur Sitepu AMD, Setiawan Sembiring, Tahan Sembiring, Mberngap Sembiring, Darwin Sembiring dan Kuzu Tarigan), Sekcam Wahyu menjelaskan, yang paling dipermasalahkan warga Kecamatan Delitua adalah masalah kerusakan infrastruktur jalan dan saluran drainase sehingga menyebabkan banjir.

Menanggapi keluhan warga Kecamatan Delitua, anggota DPRD Deliserdang Timur Sitepu Amd menjelaskan acara reses merupakan salah satu pintu masuk pembangunan.

“Bagaimana kami mengerti apa keluhan masyarakat kalau lurah atau kepala desanya saja tidak mau hadir?” bilang Timur Sitepu.




Memang, masih banyak keluhan masyarakat yang sudah ditampung namun hingga saat ini belum direalisasikan oleh Pemkab Deliserdang. Pun demikian, janganlah dianggap acara reses hanya kegiatan bentuk seremonial.

“Itu bukan unsur kesengajaan. Tidak semua aspirasi masyarakat dapat diserap mungkin karena keterbatasan anggaran. Bisa juga Pemkab Deliserdang mengutamakan permohonan yang paling vital. Meski demikian, kami yang duduk di lembaga legislatif akan terus mendesak eksekutif untuk merealisasikanya. Karena perbaikan Infrastruktur, pendidikan dan kesehatan adalah sarana yang vital,” tuturnya mengakhiri.

Foto header: Anggota DPRD Deliserdang (Timur Sitepu AMd) saat menyampaikan arahan dalam reses di Kantor Camat Delitua.








Leave a Reply