Jalan Sempit dan Berlubang, Truk Pengangkut Sawit Tumbang di Namo Mirik

0
149

SADA ARIH 5SADA ARIH SINULINGGA. KUTALIMBARU. Badan jalan sempit dan berlubang ditambah setiap hari dengan hujan deras, sehingga kerusakan jalan terus semakin parah di sepanjang jalan protokol (yang menghubungkan Simpang Tuntungan Pancurbatu dengan Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang) mengakibatkan sebuah truk pengangkut sawit jatuh tumbang hari ini [Selasa 11/ 10: Pkl. 18.20 wib] di Desa Namomirik (Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang).

Ketika truk ini mengambil posisi terlalu kanan di beram jalan sedangkan posisi paret jalan hampir tidak ada lagi dan tanah beram jalan kelihatan lembek (karena setiap hari diguyur hujan) menyebabkan truk yang berisi penuh TBS Kelapa Sawit oleng dan tumbang ke sebelah kanan jalan protokol ini.

Pantauan Sora Sirulo, sopir truk ini tidak cidera hanya kelihatan dalam keadaan pucat dibantu keluar dari dalam truk oleh puluhan penduduk kampung yang hampir semuanya asli bersuku Karo ini. Walau cuaca gerimis, tidak menyurutkan warga setempat berdatangan dari kedai kopi untuk membantu. Demikian juga jalan-rusak-7pengguna jalan yang kebetulan melintas brhenti untuk bersama-sama mengeluarkan seluruh TBS serta menegakkan kembali truk ini di jalan.

Selanjutnya, warga memasukkan kembali satu per satu isinya seperti semula dengan bergotongroyong tanpa pamrih sebagaimana umumnya sifat Suku Karo dimana pun berada.

Sabtu Sinulingga (65), selaku tokoh masyarakat adat Karo yang juga keturunan Raja Sibayak Gunung Merlawan di Karo Jahe ini mengharapkan Pemkab Deliserdang segera memperbaiki jalan protokol ini. Jalan sudah puluhan tahun tidak disentuh pembangunan. Karena itu, diharapkan kepada anggota DPRD Deliserdang mewakili Dapil VI Deliserdang dan anggota DPRD Sumut mewakili Deliserdang seperti Ruben Tarigan dari PDIP yang kebetulan saat ini menjadi Plt. Ketua DPRD Sumut.

“Begitu juga Yantoni Purba dari Partai Gerindra dan kebetulan dari putra Suku Karo agar lebih memperhatikan pembangunan Deliserdang, terlebih wilayah yang berpenduduk Suku Karo ini yang umumnya masih luput dari perhatian Bupati Deliserdang yang bukan putra asli Deliserdang. Saya selalu berkoar-koar agar memilih calon legeslatif yang bersuku Karo agar ada wakil kita yang memperhatikan daerah kita, maka kami pun berharap jangan kami dikecewakan terus-menerus untuk mendapat perhatian. Tidak banyak yang kami minta warga di sini asal jalan saja sudah bagus maka ini sangat membantu perekonomian kami warga disini. Kalo bukan kita dari Karo yang perduli siapa lagi yang dapat kami harapkan,” katanya mulai terbakar emosi.








Leave a Reply