Dorr !!!! Ibu Muda Itu Tersungkur Mandi Darah di Tanjung Selamat

0
106

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. MEDAN TUNTUNGAN. Penghuni Perumahan Griya Asam Kumbang Torganda, Kelurahan Tanjung Selamat (Medan Tuntungan) digegerkn oleh suara letusan senjata api [Selasa 18/10: sekira 13.30 WIB]. Berbarengan dengan suara letusan itu, seorang ibu muda bernama Indri Wahyuni (30) yang menghuni Blok E di Jl. Bunga Raya No 21 tewas terkapar bersimbah darah. Kepalanya ditembus peluru.


Informasi yang berhasil dihimpun oleh Sora Sirulo di lokasi menyebutkan, sebelum bunyi letusan terdengar, siang itu korban dihampiri oleh beberapa pria bersama seorang perempuan yang diperkirakan berusia 20 tahun. Mereka datang dengan mengendarai mobil Daihatsu Terios warna Silver. Mereka kemudian menghampiri Rizal (34) suami korban.

dor-1“Setau saya Rizal itu berasal dari Aceh, bang. Kalau yang datang naik Terios itu saya tidak kenal,” kata Agus (25) tetangga korban.

Tak lama berselang, setelah kehadiran pengemudi Terios tersebut, lanjut Agus, ia pun mendengar suara ledakan senjata api. Doorr….!!! Agus melihat para pelaku langsung kabur meninggalkan korban yang sudah terkapar di dalam parit depan rumah korban.

“Begitu terdengar suara letusan saya langsung keluar dari rumah. Pas, saya keluar rumah. Saya melihat korban udah masuk ke dalam parit dalam kondisi bersimbah darah. Di situlah saya bersama adik saya keluar rumah dan mengeluarkan korban dari dalam parit,” bebernya.

Lanjutnya, akibat kejadian itu korban mengalami luka tembak di bagian leher sebelah kiri tepatnya di belakang kuping. Begitu terkena tembakan, korban pun rubuh dengan kondisi bersimbah darah. Tak lama berselang, Rizal suami korban  pun keluar dari dalam rumah dengan kondisi tangan terborgol.

“Setelah para pelaku kabur, suami korban datang dengan kondisi borgol masih tergantung di tangan sebelah kanan, bang. di saat itu juga mereka membawa korban menggunakan mobil Pajero Sportnya, bersama anak dan anggota keluarganya,” terangnya.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, berselang berapa lama, Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri Sik tiba di lokasi.

“Wilayah hukumnya masuk ke wilayah Polsek Delitua. Saya tidak bisa memberikan keterangan,” pungkas Daniel saat diwawancarai Sora Sirulo.

Sementara menurut Kepala Lingkungan I, Kelurahan Tanjung Selamat (Medan Tuntungan), Nur Betti, dirinya juga belum mengetahui secara pasti kejadian itu.




“Mereka baru 3 bulan tinggal di komplek ini,” ujar Nur Betti.

Tambahnya, pasangan suami istri (Pasutri) itu memiliki 2 anak.

“Sewaktu mereka tinggal di sini belum ada melapor sama saya selaku kepala lingkungan di wilayah ini. Karena dia tidak ada melapor, saya tidak menganggap dia itu warga saya,” terang Betti.

Amatan di lokasi kejadian, terlihat bercak darah korban yang beserakan di dinding parit rumah korban. 2 selongsong peluru tajam jenis FN berhasil ditemukan petugas. Selain itu, terlihat sejumlah personil Polsek Delitua, Polsek Sunggal, personil Reskrim Polrestabes Medan dan personil Unit Inafis Polrestabes Medan yang turun ke TKP langsung mengamankan TKP serta melakukan olah TKP gunak mencari petunjuk para pelaku penembakan.








Leave a Reply