Imanuel SitepuIMANUEL SITEPU. DELITUA. Semianto alias Predo (22) warga Kampung Baru Gg. Asli Lembah, Lingkingan 3 (Medan Maimun) mendatangi Polsek Delitua [Selasa 25/10: Siang] guna membuat laporan dirinya menjadi korban begal sehari sebelumnya. Menurutnya, dia dibegal oleh 2 pria berambut cepak yang menggunakan senjata tajam.


Cerita Predo saat ditemui di Polsek Delitua, kejadian naas yang menimpanya terjadi di Gg. Rambe Kelurahan Simalingkar B (Medan Johor). Sebelumnya, sekira 16.00 wib, Predo mengatakan sedang menunggu penumpang di atas betornya di Jl. Juanda, Medan. Tak lama berselang, 2 pria yang menyaru sebagai penumpang meminta kepada korban agar diantar ke daerah Simalingkar B.

begal-19“Awalnya aku minta ongkos Rp 70 ribu. Tapi ditawar Rp 60 ribu. Setelah ongkos disepakati, aku pun mengantarkanya ke tempat yang dituju,” kata Pedro.

Namun, kata pria berperawakan kurus ini, begitu tiba di Simalingkar B, kedua pemuda itu menyuruhnya menghentikan becak Honda Win BK 2069 TN yang dikemudikannya sebentar di daerah Simpang Kwala.

“Berhenti sebentar, saya mau beli oleh-oleh untuk keluarga saya,” itulah yang dikatakan salah seoang pemuda penumpang saya,” tutur Predo.

Setelah itu, dia pun diarahkan menuju Gg. Rambe Simalingkar B. Setibanya di ujung gang, di tempat sepi, kedua pemuda tersebut kembali menyuruhnya berhenti. Selanjutnya kedua pemuda itu turun dari betor dan pura-pura menelpon seseorang bahwa dia sudah dekat rumah keluarganya sambil mendekati saya.

“Di situlah salah satu pelaku langsung menodongkan pisau kuningan sepanjang 20 cm ke leher saya sambil berkata ‘mana STNK becakmu, turun kau dari becak mu itu’,” jelas Predo menirukan ucapan pelaku.

Takut mati konyol, Predo dengan terpaksa menuruti permintaan pelaku. Usai menguasai harta benda milik Predo, kedua pelaku langsung kabur.




Pemilik betor Nurmia (44) ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

“Kata supir becak saya, dia dibegal, bang. Sebab supir betor saya sewaktu hendak melaporkannya sama saya sekitar 20.00 wib semalam, dalam keadaan lusuh, gemetaran dan sangat bodoh. ‘Buk becak kita dibegal 2 pemuda berambut cepak’ gitu katanya sama aku,” tutur NurmiA.

Tadi pagi kami cek TKP dan setelah itu, saya menyuruh Predo membuat Laporan. Padahal Predo baru 3 bulan jadi supir becak saya dan gara gara itu saya rugi Rp 12 juta bang, bilang Nurmia.

Kapolsek Delitua melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan membenarkan adanya laporan korban dan mengatakan kasusnya masih dalam lidik.








Leave a Reply