Seminggu Sepeda Motor Hilang, Polsek Tak Peduli Laporan Korban

1
451

imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. DELITUA. Asri Marsita (20) warga Kompleks Villa Permata Indah Patumbak (Kecamatan Patumbak) kecewa bukan kepalang. Kenapa tidak, ketika korban hendak melaporkan kehilangan sepeda motornya, mahasiswi salah satu universitas di Medan ini malah dibola-bolakan oleh petugas Polsek Delitua. Tak hanya sampai di situ, karena sudah seminggu lamanya Asri belum memegang STPL (Surat Bukti Laporan), ia pun dikejar-kejar oleh debt colector.


“Saya sangat kecewa dengan kinerja Polsek Delitua. Parahnya lagi, saya sekarang malah dikejar debt colector,” terang Asri ketika ditemui [Senin 7/11: sekitar 15.00 wib].

Cerita Asri, dirinya mengaku kehilangan sepeda motor Honda Beat warna hitam BK 2984 AFV di Gg. Karya, Jl. AH Nasution (Medan Johor) [Sabtu 29/10: sekitar melani19.00 wib], saat korban berada di rumah temanya yang baru selesai wisuda. Jadi korban curanmor, esoknya, Asri langsung mendatangi show room tempatnya mengkredit sepeda motor itu. Setelah mengambil surat pengantar dari leasing, korban langsung mendatangi Polisi Delitua hendak melapor.

“Namun, setibanya di SPK Polsek Delitua, sebelum laporan saya ditindaklanjuti, salah seorang petugas menyarankan saya menghubungi ponsel polisi tugas luar dengan alasan untuk melakukan Cek TKP,” sebutnya.

Begitu dia menghubungi nomor ponsel tugas luar tersebut, polisi tersebut meminta alamat yang hendak dicek TKP.

“Dia menyuruh saya menunggu. Akan tetapi hingga malam saya tuggu, Polisi tersebut tidak kunjung datang. Sampai malam aku menunggu di rumah kawanku, biar dicek TKP, bang. Tapi Polisinya tidak kunjung nongol,” bebernya.

Karena sampai malam tidak dicek TKP, esoknya dia kembali mendatangi Polsek Delitua. Lagi-lagi, petugas SPK Polsek Delitua menyarankan untuk cek TKP lagi. Meski merasa kesal dan jengkel, dia kembali menuruti permintaan Polisi.




“Sudah seminggu lebih saya bolak balik dari TKP ke polsek Delitua, tetap juga belum cek TKP. Padahal debt colector sudah mencari saya karena kreditnya belum saya bayar. Sepeda motor itu saya kredit sudah berjalan 13 bulan, bang,” tandasnya.

Sementara menurut Rianti (22) teman korban, sepeda motor milik Asri hilang persis di depan rumahnya.

“Kereta Asri hilang pas di depan rumah saya. Waktu itu saya baru saja wisuda dan saya mengajak korban makan-makan di rumah. Begitu korban datang memarkinkan sepeda motornya pas di depan rumah kita dalam keadaan terkunci,” kata Rianti.

Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu jonathan mengatakan, sudah tiba di TKP, tetapi korban tidak berada di tempat.

“Kita menyarankan lagi agar korban datang ke Polsek Delitua agar bisa secepatnya cek TKP,” tuturnya.




1 COMMENT

  1. Kejadian yg sama pernah saya alami saat kehilangan unit spd motor yamaha mx cw.
    Pada tahun 2008. Memang surat laporan langsungterbit, seyogianya korban pembongkaran rumah, harus ada olah tkp. 2 hari tak kunjung datang polisinya. Menurut saya polisi sektor delitua memang kurang peduli akan sop.

Leave a Reply