Desi Gurusinga Masuk Grand Final Putra Putri Maritim Indonesia 2016

0
210

maritim



maritim-4
Penulis kiri) bersama Desi Nurit beru Gurusinga kanan) yang sedang sibuk bekerja di laptopnya.

LINDA EFARIA. JAKARTA SELATAN. Melalui browsing sebuah website, awal Oktober 2016 barusan, Desi Nurita beru Gurusinga mencoba mengisi formulir pendaftaran Pemilihan Putra Putri Maritim Indonesia (P3MI) 2016. Awalnya rasa tidak percaya diri lebih bergejolak dibandingk keinginan mencoba ajang pencarian bakat tersebut. Namun, karena motivasi dari orang terdekat berkat Tuhan yang selalu menuntun menyertai, hingga semua formulir diisi dengan baik, termasuk semua syarat dipenuhi sebelum batas waktu yang ditentukan.

Kata hanya ingin coba uji nyali, hanya mengukur daya kompetisi dalam diri, semua tampil apa adanya. Polos tanpa polesan, tanpa gaun yang megah, tanpa sepatu yang terbuat dari kaca.

“Hati berbisik, aku hanya anak seorang si kujuma kurumah, wajahku terbiasa hanya berhias tengguang. Sepanjang waktu berlalu tak terpikir olehku, di awal November ini, melalui telepon dan email diberi kabar lolos ke Jakarta mengikuti Grand Final P3MI 2016,” kata Desi Nurita kepada Sora Sirulo memulai kisahnya mengenai keikutsertaannya dalam P3MI 2016 ini.

maritim-3“Sungguh ini sangat mengharukan dan membanggakan. Tak lupa membuat kami bersyukur kepada Tuhan dan leluhur. Apapun adanya sekarang keyakinan mengatakan semua berkat doa, perlindungan dan penyertaanNya,” ujar Desi.

Perwakilan daerah Finalis Tingkat Nasional seluruh Indonesia berjumlah 77 orang; Laki-laki 40 dan perempuan 37 (dari 23 provinsi). Sampai pada info terakhir [Kamis 17/11], jumlah finalis tingkat nasional yang tersisa adalah 68 peserta. Salah satunya adalah Desi.

Semangat sebagai seorang pejuang, Nande Karo yang bercita-cita setinggi bintang di langgit. Semua dinamika sebagai seorang finalis perwakilan daerah dihadapi dengan senyum meski sangat lemah pendampingan. Semangat dari orang sekitar menjadikannya tetap tersenyum bersinar. Bersama dalam doa harapan serta syukur mental, fisik, perform, skil telah dipersiapkan all out hanya untuk masuk karantina pembekalan Finalis P3MI di Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.

Pembekalan di karantina diadakan mulai 19 November 2016 hingga 30 November 2016. Berbagai materi pendidikan dan pelatihan P3MI diberikan oleh panitia. Para peserta dapat melihatnya pada round schedule yang terpangpang pada papan pengumuman.

Materi yang dipersiapkan kepada finalis sangat berbeda dengan event-event pencarian bakat lainnya yang selama ini kita lihat. Ini sangat menginspirasi dan menyadarkan kita sebagai generasi emas berkarakter, berbudaya, dan berjiwa NKRI.

“Ibarat ketiban durian runtuh berada diantara para narasumber dan peserta lainnya. Tak semua orang bisa seberuntung wajah tengguang saat ini,” cetus Desi sambal tersenyum.

Meski segala proses hingga saat ini dilalui, dilakukan sendiri tanpa supporter, namun tak membuatnya lemah. Tak pernah terbayangkan sebelumnya dengan cuma-cuma bisa mendapat materi dari narasumber dan instruktur kawakan.




Para Finalis Nasional P3MI akan dibekali dengan materi-materi yang diantaranya adalah biometic analisis, pengenalan kesatriaan, wawasan kebangsaan, pertahanan dan keamanan maritim, diplomasi maritim, wawasan kemaritiman, body performance, pendidikan berbasis maritim, pendidikan duta maritim, table manner, tatarias dan penampilan, interaction skill dan public speaking.

Ini merupakan npoengalaman pertama bagi Desi mengikuti even pencarian bakat. Maju sebagai finalis tingkat nasional, tidaklah membuatnya langsung puas dan berpangku tangan. Namun, segalanya jika Tuhan memilih, Tuhan berkuasa, Tuhan berkehendak tetap berjuang memberikan yang terbaik sekuat tenaga demi Sumut, Taneh Karo Simalem.Bisa bertahan sampai saat ini sudah cukup membuat keluarga bangga dan tidak bermimpi melebihi kemampuan sendiri.






Leave a Reply