Puluhan Orangtua Murid Seruduk SD Negeri Durin Tonggal

0
241

Jebta B. SitepuJEBTA B. SITEPU. PANCURBATU. Dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Deliserdang kembali tercoreng setelah beberapa saat yang lalu ada siswi SMK di Kecamatan Biru-biru foto bugilnya beredar di facebook. Kali ini, giliran murid SD Negeri 101825 Desa Durin Tonggal (Kecamatan Pancurbatu) yang dipungli oleh pihak sekolah sebesar Rp. 50 ribu/ murid. Tidak senang atas pungutan liar ini, puluhan orangtua murid menyeruduk sekolah ini hari ini [Rabu,23/11].

Sebenarnya demo ini sudah berlangsung selama 3 hari. Menurut data dan keterangan yang diperoleh Sora Sirulo, penyebab demo adalah instruksi kepala sekolah kepada seluruh guru dan wali kelas untuk mengutip Rp.50 ribu/ siswa untuk dana pembelian bunga dan pot.


[one_fourth]membawa bunga dari rumah[/one_fourth]

“Kepsek mengatasnamakan Deliserdang Berseri yang merupakan program bupati untuk mempercantik sekolah-sekolah di Deliserdang. Namun, setelah dikonfirmasi oleh LSM Topan wilayah Pancurbatu terhadap KUPT Kecamatan Pancurbatu, program Deliserdang Berseri tidak untuk mengutip uang dari siswa, tapi melainkan, siswa diwajibkan membawa bunga dari rumah untuk ditanam di sekolah,” kata Pak Tarigan yang turut hadir di tengah-tengah demo.

Setelah ditengahi oleh LSM Topan, Polsek Pancurbatu dan Kades Durin Tonggal, ibu Ngorati br Perangin-angin selaku kepala sekolah dan pemberi instruksi meminta maaf dan berjanji untuk mengembalikan uang yang dikutip.




“Saya meminta maaf sedalam-dalamnya, saya akan mengembalikan uang tersebut secara utuh,” kata beru Perangin-angin ini.

Akan tetapi, walau orangtua murid memaafkan kepsek ini, orangtua murid meminta agar hal ini diproses secara hukum karena sudah banyak kegiatan pungli yang terjadi sebelumnya.

“Dana BOS adalah dana untuk siswa, itu pun dipungli. Program yang gratis pun dipungli. Kami hanya ingin anak kami belajar dengan tenang,” kata ibu beru Ginting mewakili orangtua murid.




Leave a Reply