Gudang Tabung Gas Oplosan Meledak di Simpang Melati

0
237





IMANUEL SITEPU. MEDAN TUNTUNGAN. Meledak, sebuah Ruko (rumah toko) yang dijadikan gudang penampung gas elpiji di Jl. Flamboyan Raya No 100, Kelurahan Tanjung Selamat (Medan Tuntungan) [Kamis 8/12: sekira 05.30 wib]. Diketahui Ruko ini milik Ruben Tambunan (23) warga Jl. Sakura Baru No 4 (Medan Selayang).


Ledakan sempat membuat warga yang bermukim di sekitar lokasi geger dan dihantui kepanikan karena suaranya mirip bom berulang-ulang. Bangunan Ruko itupun nyaris rubuh karena seluruh tembok mengalami retak-retak bahkan ada yang telah jebol.

Dalam insiden ini, 2 karyawan mengalami luka bakar sekujur tubuh karena saat kejadian sedang tidur di dalam Ruko yang diduga sebagai tempat pengoplos gas 3 Kg. Keduanya adalah Martogi Tamba (24) dan adiknya Josmen Tamba (21). Mereka adalah warga Jl. Bunga Terompet No 7 (Medan Selayang) dan masih menjalani perawatan intensif di RS There Margaret Jl. Ring Road, Medan.

Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatna SIk ketika dikonfirmasi oleh Sora Sirulo membenarkan kejadian.

“Dua orang mengalami luka bakar akibat kejadian. Sementara total kerugian materil masih diselidiki,” sebut AKP Wira.

Lanjut dikatakan, selain menghancurkan gudang tersebut, tembok pembatas antara Ruko di sebelahnya yang dijadikan tempat ibadah Gereja Betel Indonesia (GBI) mengalami retak dan jebol. Dari lokasi kita telah mengamankan barang bukti berupa 150 tabung gas 3 Kg, selang, serta penutup gas.




“Sejumlah saksi telah kita periksa. Tim Labfor Poldasu dan Unit Ident Polrestabes Medan masih menyelidiki asal api. Kita juga terus mendalami karena informasi kita dapat kalau Ruko tersebut dijadikan tempat penampung gas oplosan,” tambahnya.

Sementara menurut saksi mata Riris Siburian (33) dan Yuni Dian beru Tarigan (31) yang tinggal di sekitar lokasi mengatakan ledakan tersebut terjadi saat warga sekitar masih lelap tidur.

“Saat kejadian kami semua masih tidur. Makanya seperti mimpi kejadian itu. Begitu saya keluar, api dan kepulan asap sudah membumbung tinggi. Bahkan ledakan terjadi berulangkali. Makanya kami sempat panik,” kata Riris dan juga dibenarkan oleh Yuni.



Leave a Reply