5 Pria Bersebo Bersenjata Api Rampok Alfamidi Delitua

0
318




IMANUEL SITEPU. DELITUA. Aksi prampokan kian mengganas di wilayah hukum Polsek Delitua. Kali ini 5 pria bersebo bersenjata api jenis pistol menguras isi brankas serta barang-barang di dalam grei Alfamidi yang terdapat di Jl. Karya Jaya, Kelurahan Delitua (Kecamatan Delitua). Informasi diperoleh Sora Sirulo menyebutan, aksi perampokan itu terjadi saat toko hendak ditutup oleh 2 karyawan yang sedang piket malam itu [Senin 19/12: sekira 23.45 wib].


“Malam itu, situasi toko sudah sunyi. Karena saya dan temanku memang mau menutup toko,” kata Ilham (23) salah seorang karyawan Alfamidi ketika ditemui di Polsek Delitua saat hendak membuat laporan.

Namun, kata korban, ketika ia bersama temannya sedang membersihkan toko, tiba-tiba 5 pria bersebo yang menggunakan 3 sepeda motor datang. Selanjutnya 2 diantaranya langsung masuk ke dalam toko dan menodongkan pistol ke Ilham.

“Kami ketakutan setengah mati, bang. Soalnya, kami diancam mau dibunuh dengan pistol. Sementara hanya kami berdua yang ada di dalam toko,” beber Ilham.

Dalam kondisi tak berkutik, Ilham bersama seorang karyawan lainnya lalu disekap dan diikat. Begitu keduanya tidak berkutik, salah seorang pelaku kemudian mengambil kunci brankas, lalu menguras isi brankas yang diperkirakan berjumlah Rp 45 juta. Sebelum pergi, para pelaku lantas menguras barang yang ada di dalam toko.

“Bukan hanya uang yang diambil pelaku, barang yang ada di dalam toko seperti rokok juga dijarah oleh pelaku,” sambung Pak Siregar (62) selaku pengawas toko.

Sementara menurut Buk Evi (42), warga setempat, dia sempat melihat kelima pelaku dengan menggunakan 3 sepeda motor berhenti di depan toko Alfamidi namun Evi mengaku tidak mau berteriak karena takut.




“Jarak saya sekitar 100 meter. Saat itu kebetulan saya belum tidur. Saya tidak berani berteriak karena kondisi di sekitar lokasi sedang sunyi,” kata Evi ketika ditemui oleh Sora Sirulo di lokasi.

Menurut sepengetahuan Buk Evi ketika diwawancarai lebih lanjut, kaca depan toko Alfamidi tersebut juga pernah dilempar orang.

“Kalau enggak salah bulan Juni kemarin kejadiannya. Kaca toko hancur karena dilempar dengan batu oleh pemuda setempat berseragam OKP. Mereka kesal kepada pimpinan toko karena permohonan untuk meminta uang hari raya Idul Fitri ditolak. Pimpinan toko dulunya sudah membuat laporan ke Polsek Delitua. Tapi saya tidak tau bagaimana perkembangannya,” paparnya.

Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatna SH Sik ketika hendak dikonfirmasi terkait adanya perampokan di toko Alfamidi masih enggan menjawab.




Leave a Reply