IMANUEL SITEPU. DELITUA. Readyven Panjaitan (34) warga Jl. Pintu Air IV Gg. Marsada No.13 (Medan Johor) ditangkap. Panjaitan ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Delitua karena melakukan “tabrak lari” hingga menewaskan Difa Indri Sinaga (18) warga Jl. Bunga Rampai Lingkungan 2, No 4, Kelurahan Simalingkar B (Medan Tuntungan).

Informasi diperoleh Sora Sirulo, Panjaitan berhasil diringkus setelah Polisi melakukan penyelidikan dan mengambil rekaman CCTV di sekitar TKP [Selasa 20/12].

“Tersangka ditangkap setelah melakukan tabrak lari terhadap korban. Dia telah diinapkan di dalam sel tahanan guna keperluan penyidikan,” terang Kapolsek Delitua didampingi Panit Reskrim Ipda Syahri Sebayang SH.

Kejadian laka lantas yang menewaskan pelajar kelas XII SMA Budi Insani ini terjadi saat korban mengendarai Honda Revo BK 4692 ADB hendak pulang ke kediamanya [Rabu 14/12: sekira 22.30 wib]. Setibanya di TKP, tepatnya di Jl. Pintu Air 4 Simpang Gg Pembangunan Kelurahan Kwala Bekala (Medan Johor), dari arah berlawanan muncul sepeda motor Supra BK 4418 AAT yang dikendarai tersangka.

Brakk.. Tabrakan pun tak terelakkan. Akibat kejadian, Difa langsung terpental. Kepalanya mengalami pendarahan hebat akibat terbentur aspal. Bagian hidung, telinga dan kepala langsung mengeluarkan darah segar. Begitu mengtahui Difa terkapar di jalan, Panjaitan langsung kabur.

Menurut Calvin (16) ketika ditemui [Jumat 16/12: sekira 14.00 wib], salah seorang saksi mata, dia melihat langsung kejadian. Saat itu, Calvin sedang menarik betor dan melintas di lokasi.




“Tiba-tiba saja di depanku ada tabrakan. Aku lihat korban kejang-kejang,” kata Calvin.

Karena tidak ada satu pun yang menolong, Calvin mengangkat korban ke atas becaknya dan lalu membawanya ke klinik terdekat. Karena lukanya cukup parah, pihak klinik merujuknya ke Rumah Sakit Adam Malik.

M. boru Manjorang (46) warga sekitar TKP juga membenarkan insiden tersebut.

“Kami pun dikejutkan oleh benturan sepeda motor itu. Korban yang meninggal itu datang dari arah Al Azar menuju Simalingkar B dan pengendara Supra yang belum diketahui identitasnya itu datang dari sebaliknya,” tambahnya.




Leave a Reply