Hati-hati! 200 Meter Dari Polsek Delitua Ada Begal

0
208


IMANUEL DELITUA. Dengan kondisi wajah dan tangan terbalut perban, Arif (24) mendatangi Mapolsek Delitua [Selasa 3/1: sekira 13.00 wib] usai menjalani perawatan di rumah sakit. Pasalnya, sekira 01.00 wib tengah malam, dia menjadi korban begal oleh 2 pria saat melintas tidak jauh dari Mapolsek Delitua. Arif adalah warga Jl. Bayur Kelurahan Delitua Induk (Kecamatan Delitua).


Cerita Arif saat ditemui di Polsek Delitua, sebelum kejadian, korban baru saja usai menghadiri perayan ulang tahun salah satu temannya di Jl. Ardagusema, Pasar 1, Kelurahan Delitua Timur (Kecamatan Delitua). Namun, ketika Arif hendak pulang ke rumahnya, setibanya di Jl. Rela atau hanya berjarak 100 meter dari RSU Sembiring, sepeda motor Honda Beat BK 6356 AEO yang dikendarainya diikuti oleh 2 pria mengendarai sepeda motor besar.

Tak lama kemudian, kedua pelaku lantas memepet sepeda motor yang dikendarai oleh korban. Begitu mendekat, salah seorang pelaku yang berada di boncengan selanjutnya menunjang sepeda motor korban. Akibatnya, Arif menjadi kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh tersungkur ke aspal hingga terguling beberapa meter. Melihat korban terjatuh, pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor milik korban menuju arah Medan melintasi Polsek Delitua.

Warga sekitar yang mengetahui ada korban terkapar berlumuran darah di pinggir jalan, berupaya memberikaan pertolongan dengan membawanya ke RSU Sembiring Delitua yang hanya berjarak sekira 50 mter dari TKP.

“Waktu itu aku baru pulang dari rumah temanku di Jl. Ardagusema untuk merayakan ulang tahunnya. Setibanya di TKP, kedua pelaku langsung menendang keretaku hingga aku tersungkur,” ujar Arif.

Akibat mengalami luka di bagian wajah dan memar di sekujur tubuh, Arif mengaku sempat tak sadarkan diri meski puluhan warga telah mengerumuninya di pinggir jalan.

“Aku hanya mengingat 2 orang pria mengendarai kereta besar mengikutiku dari simpang Jl. Rela. Begitu keretaku ditendang hingga membuat aku terjatuh, aku sudah tidak sadar lagi. Begitu tersadar, aku sudah berada di ruang IGD Rumah sakit Sembiring,” sambungnya.

Sementara Masutin (52) orang tua Arif mengaku tak habis pikir karena anaknya bisa menjadi korban begal hanya berjarak beberapa ratus meter dari Mapolsek Delitua.




“Padahal TKPnya hanya sekira 200 meter dari kantor Polisi. Tapi kok bisa anak saya dibegal? Bukan hanya kereta anak saya yang dibawa kabur. Arif juga mengalami luka pada kening, pipi bibir, dada dan lengan. Bahkan kepala anak saya harus dijahit beberapa kali karena mengalami luka robek terhempas ke aspal,” tutur ayah 6 anak ini.

Sebagai orangtuanya, Masutin mengucapkan banyak terimakasih kepada warga sekitar yang telah menolong anaknya dengan membawanya ke rumah sakit.

“Saya sangat berharap kepada Kapolsek Delitua agar menangkap pelaku begal yang telah mencuri kereta dan melukai anak saya,” katanya penuh harap.

Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SH ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim  Iptu Jonathan membenarkan adanya laporan korban dan mengatakan kasusnya masih dalam lidik.




Leave a Reply