Sirulo Comunity Mediation (SCM) Luncurkan www.kahekolu.com

1
121





LORETA KARO SEKALI. AMSTERDAM. “Media kinikaron bisa berarti luas. Tidak terbatas hanya pada pemberitaan tentang Karo maupun hal-hal berkaitan dengan Karo, melainkan bisa juga mengenai apa saja di luar Karo tapi ditulis oleh seorang Karo atau berkaraktek Karo atau ada tersirat kebanggaan untuk Suku Karo,” kata Ita Apulina Tarigan ketika diwawancarai oleh Sora Sirulo terkait rencananya meluncurkan sebuah media online www.kahekolu.com pagi ini [Jumat 6/1].

Menurut Ita Apulina Tarigan yang juga Pemimpin Redaksi www.sorasirulo.com ini, dia berencana media ini mengarah kepada kehidupan anak manusia beserta pengalaman-pengalaman berkesan bagi kemanusiaan, kecintaan kepada alam dan nikmat sastra meski isinya bisa saja tentang perih kehidupan.

“Intinya, Karo menantikan sebuah media yang turut serta dalam peredaran trend dunia tapi memberi kebanggaan terhadap Suku Karo,” papar Ita Apulina Tarigan saat diwawancarai apa motivasinya menghadirkan media baru ini.

Ita Apulina Tarigan adalah Pemimpin Redaksi media online SORA SIRULO. Setelah melakukan perjalanan ke beberapa negara Asia (a.l. Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboda, dan Burma), Belanda, dan berbagai tempat di Indonesia, dia berpikir untuk membuat sebuah blog pribadi tentang perjalanannya. Namun, setelah berdiskusi panjang lebar dengan Pemimpin Umum SORA SIRULO (Juara R. Ginting), dia pun tertarik untuk menghadirkan sebuah media khusus yang unik, yang ujung-ujungnya, sebagaimana dia mengharapkannya, akan menjadi sebuah media kebanggaan untuk Karo.

“Mengapa kam mengharapkan dan yakin www.kahekolu.com bisa menjadi kebanggaan Karo?” tanya reporter anda kepada Kak Ita.

“Saya akan mengarahkan media ini menjadi menarik bagi kaum humanis, seniman dan intelektual kelas dunia dan, sejak awal saya mengupayakan, banyak kontributor tulisannya orang-orang Karo. Bayangkan saja suatu saat nanti, banyak kontributor tulisan di www.kahekolu.com orang-orang internasional dari berbagai kebangsan dan 5-10% diantaranya adalah orang-orang Karo. Kita menuju ke arah sana,” kata Kak Ita yang juga pemimpin Sanggar Seni Sirulo ini.

Ita Apulina sudah mencanangkan para pekerja Sora Sirulo juga berkiprah di Kahekolu. Hanya saja, kedua media online ini agak berbeda, katanya.

“Semboyan Sora Sirulo, lebih cepat lebih baik agar publik waspada atas sebuah peristiwa atau yang meungkin terjadi. Kahekolu tidak perlu tergesa-gesa karena isi beritanya lebih diarahkan kepada pengalaman bathin dan perenungan,” katanya.

Tidak ada batasan topik apa yang bisa ditulis di media ini. Politik, OK, ilmiah OK, pengalaman cinta OK, apa saja.

“Terpenting adalah tulisannya bukan sekedar menyampaikan berita, tapi juga menyampaikan rasa,” katanya kepada reporter anda dalam sebuah wawancara melalui Whats App pagi ini.

Perlu diketahui bahwa www.kahekolu.com adalah di bawah naungan LSM Sirulo Community Mediation (SCM) yang diketuai oleh Ita Apulina Tarigan. Sanggar Seni Sirulo, www.sorasirulo.com, dan kini www.kahekolu.com adalah di bawah naungan LSM ini.

“Silahkan subscribe dan persiapkan tulisan-tulisannya untuk kita muat di www.kahekolu.com,” kata Kak Ita sambil mengatakan media online ini resmi diluncurkan hari ini, Jumat 6 Januari 2017.

Berikut ini adalah Pidato Peluncuran Kahe Kolu dari Ita Apulina Tarigan.

 

Kahe Kolu, Tahun Baru, Semangat Baru!

Demikian Vinsensius Sitepu meneriaki saya ketika pamit pulang kemarin [2/1] yang baru lalu. Sayapun berseri-seri, karena mafhum dengan yang dimaksudkannya. Saya sedang mendapatkan energi baru memang, yang disuntikkan sejak 2 bulan sebelum tahun 2016 berakhir.

Suntikan itu melahirkan kahekolu.com yang 3 bulan sudah mulai saya otak-atik dari nol, dari beli hosting hingga mengganggu teman-teman seperti Vinsen dan bang Juara R Ginting.

Kahekolu adalah penyambung rasa saya yang sudah lama terputus dengan kegiatan menulis. Bisa dikatakan sejak 3 tahun terakhir, saya jauh sekali dari keaktifan menulis yang sudah saya geluti 9 tahun, terkait juga dengan pekerjaan sehari-hari yang menopang hidup ?.

Tetapi selalu ada kerinduan ingin menulis lagi seperti dulu. menulis unek-unek, curhat, catatan centil, kisah yang biasa-biasa dan juga omelan-omelan yang perlu diluaskan. Walaupun nanti misalnya, pergerakan saya tidak semobile dulu, tetapi akan selalu saya usahakan artikel yang terpampang adalah artikel yang bertanggungjawab

Website sederhana ini saya hidupi dengan semboyan sederhana:
“Experiencing the surrounding from within”. Kira-kira artinya: pengalaman yang didasarkan dari sudut pandang dan wawasan tempat atau orang yang dikunjungi. Mengapa memilih semboyan ini? Salah satu kengerian saya adalah, ada banyak orang yang menggunakan wawasan pribadinya dalam menilai dan menghakimi orang lain, sehingga rentan menimbulkan konflik. Jika mungkin, saya ingin jadi satu lilin kecil saja.

Kahe Kolu juga menerima ‘lilin-lilin kecil’ lainnya yang ingin menulis dan mengekspresikan dirinya. Jangan sungkan-sungkan mengirim tulisan teman-teman ke saya, jika butuh bantuan editing akan saya bantu. 10 lilin kecil tentu lebih baik daripada 1 lilin bukan?

Demikianlah teman-teman, tanpa panjang kali lebar, sempatkanlah singgah ke kahekolu.com , entah sekedar membaca atau memberi komentar baik masukan maupun kritikan. Pintu kami selalu terbuka lebar, mudah-mudahan semangat saya ini juga menjadi semangat teman-teman sekalian untuk menapaki 2017 ini.

Salam hangat.
Mejuah-juah, sangap kita encari!

Tertanda,
Ita Apulina Tarigan
http://kahekolu.com/
email: kotakkontak@kahekolu.com
Telp. : 062-811 602 609 (di atas jam 17.00 WIB)
Wa : 062-811 602 609

1 COMMENT

Leave a Reply