Workshop Perencanaan Pembangunan Berbasis Riview RPJMG di Kluet Timur (NAD)

0
236

 

SALMEN SEMBIRING. KLUET TIMUR. Masyarakat Kluet Timur mengikuti lokakarya mengenai perencanaan pembangunan gampong (desa) berbasis review Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dan pemerintahan desa dalam mereview RPJM yang telah disusun. Keterlibatan masyarakat menjadi penting agar pembangunan desa sesuai dengan kebutuhan riil desa.

Acara workshop berlangsung di pasar Desa Lawe Cimanok (Kecamatan Kluet Timur, NAD) [Rabu 18/1].

Kepala Desa Lawe Cimanok dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran pemerintah daerah dalam acara workshop tersebut. Beliau mengharapkan agar RPJM yang telah disusun oleh pemerintah desa  agar ditinjau oleh pihak kabupaten atau Bapeda. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikannya dengan visi misi dan program kabupaten. Review RPJM yang dilakukan oleh masyarakat Lawe Cimanok juga sedikit berbeda degan RPJM desa lainnya yakni telah memasukkan unsur perlindungan hutan dan sumber air di dalamnya.

“Selama ini, kebanyakan RPJM hanya fokus pada pembangunan fisik sedang perlindungan alam kurang diperhatikan,“ ujar Kepala Desa Lawe Cimanok.

Acara workshop resmi dibuka oleh Wakil Bupati Aceh Selatan (Kamarsyah SSos MM). Dia mengapresiasi pemerintah desa yang merevisi RPJMG.

“Kita tidak perlu mencari siapa yang salah dalam kerusakan hutan yang ada namun lebih baik kita perbaiki, manfaatkan dan lestarikan. Hutan semata – mata tidak hanya untuk manusia melainkan juga untuk satwa liar,” katanya.

Dia juga berharap pemerintah bersama masyarakat bersama – sama mendukung pelestarian hutan demi anak  cucu di masa mendatang. Selanjutnya, dia mengingatkan perlunya kerja sama multi pihak.

Acara workshop ini dihadiri sekitar 500an orang yang terdiri dari warga Desa Lawe Cimanok, undangan dari pemerintah dan masyarakat di Kluet Timur. Peserta workshop diberikan materi seputar tahapan dan kegiatan yang harus dilakukan dalam mereview RPJMG untuk memasukkan unsur hutan dan perlindungan air di dalamnya.

Ada beberapa hal baru dalam review RPJMG yang digagas oleh LSM USAID – Lestari bersama masyarakat adalah adanya pemetaan tata guna lahan desa, kesepakatan perlindungan sumber air. Juga adanya materi mengenai pemanfaatan hasil hutan di dalam RPJMG. Dengan demikian, diharapkan pembangungan desa ke depannya menjadi minim risiko bencana dan tentunya menambah ruang ekonomi masyarakat.

Workshop bagi masyarakat ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Desa Lawe Cimanok melainkan juga untuk seluruh masyarakat Kluet Timur dan Aceh Selatan khususnya. Sesuai dengan amanah undang – undang Nomor 6 Tahun 2-14 tentang desa dan turunannya serta program pemerintahan Jokowi bahwa kemajuan dimulai dari desa. Dengan demikian pembangunan tidak hanya melulu di fisik melainkan juga pembangunan kemanusiaan dan lingkungan yang berkelanjutan.




Leave a Reply