Asyik Nyalon, Perhiasan dan Uang Rp 19 Juta Digerayangi Maling

0
208

 

IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Apes dialami Ekanina beru Tarigan (26), warga Dusun 2 Pangkasilau, Desa Rambai (Kecamatan STM Hilir). Ketika dia asyik menyalon lagganannya, perhiasan emas berbentuk gelang, cincin dan anting-anting serta uang tunai sebesar Rp 19 juta milik pengusaha ‘Nina Salon’ ini disikat maling. Nina Salon terletak di Jl. Karya Jaya, Dusun 4, Desa Delitua (Kecamatan Namorambe).


Cerita Ekanina saat dikonfirmasi Sora sirulo [Selasa 31/1: Siang], aksi pencurian yang dialaminya terjadi ketika dia sedang mengerjakan rambut (menyalon) pelanggannya [Minggu 29/1: sekira 17.30 wib]. Saat itulah pelaku diam-diam masuk dari pintu belakang lalu menuju kamar rumahnya.

“Saat itu, saya lagi serius mengerjai rambut pelanggan sehingga tidak sadar pintu belakang tidak saya kunci. Walaupun tidak dikunci, pintu belakang tertutup. Sebenarnya, saya mendengar suara pintu terbuka. Tetapi karena asyik, saya mengira pintu bersuara karena diterpa angin,” beber wanita berkulit putih ini.

Korban pun mengetahui kalau rumahnya telah menjadi sasaran maling ketika korban hendak memberikan uang kembalian pelanggannya yang baru selesai disalon.

“Begitu aku masuk kamar, kamar sudah acak-acakan. Tas warna merah tempat saya menyimpan gelang 5 gr, cincin 2 gr, anting-anting 2 gr dan uang tunai Rp 19 juta. Surat-surat penting sudah tidak ada di tempat semula saya simpan. Kontan saja, saya pun langsung teriak histeris. Sehingga beberapa warga langsung memadati lokasi salon saya,” bebernya.

Ely Katarina beru Limbong (33) warga sekitar menjelaskan: “Memang di sekitar tempat tinggal kita rawan maling. Hal itu dibarengi dengan maraknya peredaran narkoba. Saya meyakini pelakunya adalah warga sekitar sini juga.”

Kanit Reskrim Polsek Namorambe Iptu Hendrik Ginting membenarkan kalau korban telah membuat laporan ke Polsek Namorambe dan mengatakan kasusnya masih dalam lidik.




Leave a Reply