41 Pelajar Kena Razia Satpol PP

0
505

 

B. KURNIA P.P. KABANJAHE. 41 pelajar tingkat SMP, SMA/ SMK terjaring razia operasi kasih sayang oleh Satpol PP Kabupaten Karo dari sejumlah warnet dan tempat hiburan lainnya di Kota Berastagi. Semuanya digelandang ke Kantor Satpol PP di Kompleks Kantor Bupati Karo, Jl. Jamin Ginting (Kabanjahe) untuk mendapat pembinaan lebih lanjut serta peringatan kepada orangtua dan sekolah para siswa.

Para pelajar itu berasal dari SMKN 1 Merdeka sebanyak 22 orang, SMK GBKP Kabanjahe 1 orang, SMAN 1 Tigapanah 1 orang, SMAN 1 Berastagi 1 orang, SMA GBKP Kabanjahe 1 orang, SMA Katolik 1 Kabanjahe 1 orang, SMK Pijer Podi Berastagi 1 orang. Sedangkan, untuk tingkat SMP berasal dari SMP Alwasliyah Berastagi 4 orang, SMP Negeri 2 Simpang Empat, SMP Methodis Berastagi, SMP Letjen Jamin Ginting Berastagi, SMPN 2 Berastagi, SMP Masehi 1 orang dan 1 orang pelajar SMA 4 Medan.

“41 pelajar ini kita dapati sedang bermain warnet dan berkeliaran saat jam pelajaran sekolah alias bolos,” kata Kakanwil Satpol PP Karo Drs. Perlindungan Karo-karo kepada wartawan [Selasa 21/2] ketika ditemui di kantornya.

Selanjutnya Perlindungan mengatakan, seluruh pelajar adalah hasil dari Operasi Kasih Sayang yang dilaksanakan seminggu lalu [Rabu 15/2].

Operasi razia rutin atas perintah Bupati Karo Terkelin Brahmana. Pelajar yang terjaring semuanya laki-laki. Mereka diboyong ke Kantor Satpol PP di Kabanjahe untuk dilakukan pembinaan fisik dan mental. Juga dilakukan pemeriksaan urine (air seni) oleh BNN Kabupaten Karo untuk mengetahui apakah pelajar yang terkena razia ada yang mengkomsumsi narkoba atau tidak. Dari hasil pemeriksaan, tidak ada ditemukan siswa yang mengkomsumsi Narkoba.

“Pembinaan dengan latihan fisik berupa lari santai, jalan jongkok, push-up dan latihan fisik lainnya yang dikomandokan petugas Satpol PP. Sedangkan pembinaan mental berupa bimbingan dan pengarahan disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana, wakil Bupati Cory S Sebayang, Plt Kasatpol PP Perlindungen Karo-Kkro, Plt Kadis pendidikan Karo, DR Eddi Surbakti SPd, Camat Berastagi, Mirton Ketaren,” lanjut Perlindungan.

Usai pembinaan dan pemeriksaan narkoba, para pelajar dikembalikan kepada pihak sekolah dengan dijemput kepala sekolah masing-masing setelah sebelumnya menandatangani surat perjanjian tidak mengulangi.

Kasatpol PP Kabupaten Karo Drs. Perlindungen Karo-karo didampingi Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Musa Ginting kepada wartawan mengatakan, operasi kasih sayang tersebut dilakukan dalam rangka penertiban dan pembinaan disiplin pelajar yang bolos dari sekolah pada jam belajar. Dengan tujuan agar para pelajar benar-benar dapat memanfaatkan dan mengikuti pelajaran sekolah pada jam belajar sesuai dengan proses belajar dan mengajar.

Tujuan lainnya adalah mencegah dan mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja, terutama kenakalan anak sekolah di luar lingkungan sekolah. Dengan maksud agar terbentuknya generasi muda yang memiliki daya saing yang dapat diandalkan di masa mendatang.




Leave a Reply