Kripik Stick Buah Naga “ZORE” Ciri Khas Karo Ada di Batam

1
433

 

SIMON GINTING. BATAM. Di samping pesatnya perkembangan industri di Pulau Batam, di satu sisi, bidang yang lain dibutuhkan ketrampilan yang serius untuk selalu belajar dan berinovasi. Dengan begitu, diharapkan dapat menghasilkan sesuatu yang unik, punya daya nilai jual yang tinggi sehingga dicintai oleh konsumennya.

Hasil kunjungan beberapa hari lalu [Rabu 22/2] di salah satu perkebunan buah naga di Batam (Jembatan 4 Barelang), sangat menakjubkan.

Perkebunan buah naga ini pemiliknya seorang Karo dari merga Sembiring. Ciri khas kekaroanya cukup jelas terlihat. Tutur katanya sangat lembut ditambah lagi dengan pemutaran musik iringan lagu-lagu Karo di tempat perkebunan itu sehingga menambah suasana seakan-akan kita berada di bawah Gunung Sinabung (sebelum meletus).

Perkebunan buah naga ini cukup luas dan tentu sudah menghasilkan buah segar, yang dipasarkan di sekitar area Barelang dan Batam.  Buah naga ini tidak hanya dijual dalam bentuk buah segar, tetapi dari hasil pengembangan dan inovasi mereka, dapat menciptakan beraneka ragam jenis cake, kue, dan makanan ringan, yang berbahan dasarnya dari buah naga.

Tampak jelas terlihat di salah satu stand yang dijual, stick kripik “zore” dari bahan baku buah naga.

Rasa stick kripik buah naga ini punya ciri khas tersendiri. Di samping namanya menampilkan ke”Karo”an dan stick kripik juga sangat gurih dan cukup enak dengan khas buah naga.

Harga jual stick kripik sangat terjangkau. Hanya Rp 10 ribu/ pack. Peminat dari stick kripik buah naga ini cukup banyak dan laris manis, sehingga daya produksi cukup kewalahan untuk memenuhi permintaan di lapangan.

Anda ingin mencoba? Mari ke Jembatan 4 Barelang, Batam.




1 COMMENT

  1. expansi perkenalan kultur juga banyak artinya bagi satu suku tertentu untuk bikin sumbangan dalam memperkaya kultur makanan (kuliner) nation Indonesia.

    MUG

Leave a Reply