IMANUEL SITEPU. DELITUA. Anggota DPRD SU Darmawansyah Sembiring SE memdesak agar Bupati Deliserdang Ashari Tambunan segera memperbaiki Jalan yang menghubungkan Kecamatan Delitua hingga ke Kecamatan Namorambe. Kondisi jalan sudah mengalami kerusakan sangat parah bahkan sudah mirip kolam lele.

“Kita mendesak agar Bupati Deliserdang segera memperbaiki jalan ini, karena kondisinya sudah cukup mempriharinkan. Ini tidak bisa lagi di tolerir,” tegas Politisi Partai PDI Perjuangan ini kepada wartawan di lokasi [Selasa 7/3].

Saat diwawancarai, anggota DPRD SU yang duduk di Komisi D ini juga mengaku sangat menyesalkan banyaknya jalan yang mengalami kerusakan sehingga membuat masyarakat mengeluh.

“Dari kunjungan yang saya lakukan di beberapa kecamatan terutama di kawasan pegunungan, rata-rata warga masih mengeluhkan jalan rusak. Seharusnya hal ini sudah menjadi perhatian Pemkab Deliserdang,” terangnya.

Kawasan Pegunungan adalah bagian hilir (jahe) dari Taneh Karo shingga disebut juga Karo Jahe (Karo Hilir). Bertebar di kawasan ini kampung-kampung tradisional Karo yang sudah ada sejak Pre Kolonial (bukan karena migrasi dari Dataran Tinggi Karo (Karo Gugung) ke Karo Hilir ini. Masing-masing kampung-kampung ini didiami oleh hampir 100% warga Suku Karo.

Menurut Darmawansyah Sembiring, dalam pengamalan Pancasila, butir sila ke 5 dijelaskan, bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Artinya, setiap warga negara harus di perlakukan oleh pemerintah secara adil. Pemerintah, dalam hal ini adalah Pemkab Deliaerdang harus melakukan pembangunan secara merata.




“Dengan demikian, seluruh masyarakat dapat menikmati pembangunan,” serunya sambil mengisyaratkan telah adanya diskriminasi terhadap warga asli Kabupaten deliserdang.

Lanjutnya, bila Pemkab Deliserdang tidak mampu memperbaiki jalan di wilayahnya, tak usah merasa sungkan dan malu. Buat saja surat pelepasan agar ditangani Provinsi.

“Selaku anggota legislatif, saya secara pribadi siap menampung agar dibawa ke dalam rapat dewan. Karena apa pun ceritanya, kita harus mengutamakan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya mengakhiri.

Sementara menurut Kepala Desa Kwala Sememei (Kecamatan Namorambe), Orbanta Br Sembiring, kepada wartawan, selaku pemerintahan desa, ia sudah membawa persoalan terkait kerusakan jalan tersebut ke Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Namun, katanya, ia tidak mengetahui kapan jalan rusak parah dimaksud akan diperbaiki.

“Sudah saya bawa masalah ini ke Musrenbang. Tapi saya tidak tau kapan akan diperbaiki. Memang jalan ini sudah tidak layak dilalui. Kami juga berharap agar cepat diperbaiki,” ujarnya.






Leave a Reply