IMANUEL SITEPU. STM HULU. Jalan Provinsi di Desa Durin Empat Mbelang (Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang) terancam putus menyusul longsornya bahu dan badan jalan yang menghubungkan Kecamatan STM Hulu dengan Gunung Meriah. Ironisnya, meski kerusakan telah berlangsung lama, jalan ini belum mendapat perhatian dari instansi terkait yang dalam hal ini Dinas PU Provinsi Sumatera Utara, sementara pengguna jalan yang melintas di kawasan ini sudah lama resah.

“Semenjak longsor dan hujan deras, jalan longsor itu semakin melebar. Kalau mobil lewat, itu harus hati-hati,” ujar warga sekitar di lokasi kepada Sora Sirulo [Senin 13/3].

Dikatakannya, longsornya bahu dan badan jalan lantaran tergerus air hujan. Jika tidak segera ditangani, jalan utama yang menghubungkan jalan alternatif Medan–Karo Gunung ini dikhawatirkan putus total. Apalagi saat ini musim hujan dan membuat bahu jalan terus tergerus air hujan.

“Kalau hujan deras terus mengguyur, bisa jadi kondisi jalan yang longsor melebar, bahkan terputus,” ujar warga tadi.

Lanjut dikatakan, bahu dan badan jalan tersebut longsor sejak puncak musim hujan beberapa bulan terakhir ini. Itu terjadi setelah bahu jalan ambrol lebih dulu. Karena terus menerus tergerus, akhirnya ambrul dan jalan juga ikut longsor.

“Kalau jalan ini sampai dilintasi kendaraan besar, bisa-bisa langsung ambrul karena sudah tidak ada penahan. Kondisi tanahnya juga lembek,’’ terangnya.

Sementara itu, aktivis LSM Perak Kabupaten Deliserdang Julianus Barus, menyayangkan lemahnya pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sumatera Utara. Julianus juga meminta wakil rakyat yang duduk di DPRD Sumatera Utara agar peka terhadap kondisi di lapangan, jagan hanya diam di kantor.

“Kepada anggota DPRDSU hendaknya turun ke lapangan melihat kondisi, jangan hanya menunggu,” ungkap Julianus.






Leave a Reply