Pencuri Colt Diesel Itu Dulu Telah Tertangkap

0
296

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Chandra Rahman Mulia alias Dodi (34) dan John Freddy Surbakti alias Jhon (58) diringkus [Kamis 16/3: sekira 00.30 wib] karena mencuri colt diesel warna kuning BB 9353 NA milik S Hutapea (50) warga Jl. Sala Tiga, Pasar Bidang, Sibolga. Menurut iformasi yang berhasil dihimpun oleh Sora Sirulo, aksi pencurian tersebut terjadi setelah J Marpaung (49) dan Daniel (31), supir dan kernek colt diesel, bertemu dengan kedua pelaku di salah satu rumah makan di daerah Sibolga [Minggu 19/2: sekira 14.00 wib]. Kedua pelaku meminta kepada kedua korban agar mengangkat barang pindahan dari Medan ke Sibolga.

“Kami yang menyuruh kedua korban mengangkat barang pindahan dari Medan ke Sibolga dengan upah Rp 2.5 juta. Lalu kami beri panjar Rp 500 ribu,” ujar pelaku.

Keesokan harinya, begitu kedua korban tiba di Medan dari Sibolga. Korban pun menghubungi pelaku dan mereka pun bertemu di Fly Over Jl. Jamin Ginting. Begitu bertemu, karena waktu tanggung, pelaku pun menyuruh kedua korban untuk menginap menunggu waktu di Hotel Selayang Pandang.

Supir dan Kernek Colt Diesel BB 9353 NA

“Pas di depan hotel, kami menghubungi Ucok Regar yang mengaku marga Lubis (DPO) dan Alam (DPO) untuk membawa sepeda motor Supra X BK 5057 AAN dan Suzuki Thunder BK 2752 XJ milik kami yang kami bawa ke hotel,” tambahnya.

Setelah sepeda motor pelaku dibawa temannya, pelaku pun masuk ke hotel dan bertemu dengan kedua korban. Pelaku pun langsung menyuguhi keduanya minuman bier yang sudah bercampur dengan obat tidur.

“Di hotellah kami beri minuman Bier hitam putih yang sudah dicampur obat tidur sama kedua korban. Sehingga korban langsung hoyong dan tidak sadarkan diri,” beber kedua pelaku lagi.

Lanjutnya, setelah itu kedua pelaku langsung membawa colt diesel dan 1 unit HP merek G’Five milik korban ke tanah kosong daerah Kelambir V dan disimpan selama 4 hari menunggu pembeli. Begitu ada pembeli, kedua pelaku langsung mengantarkan colt diesel tersebut ke Kwala Simpang, Aceh.

“Karena sudah ada pembeli di Aceh, kami pun mengantarkan colt diesel tersebut. Dan di sepakatilah harganya Rp 20 juta. Begitu bertemu dengan Soleh pembeli colt diesel tersebut, Soleh pun memberi uangnya Rp 5 juta dan selebihnya di transfer,” tambahnya lagi.

Setelah itu kami pun pulang ke Medan dan beberapa hari kemudian Soleh pun mentransfer uang Rp 8 juta lagi dan selebihnya menunggu beberapa hari lagi.

“Uang sudah di tangan kami Rp 13 juta, kami pun membaginya. Dodi mendapatkan Rp 4.8 juta, Ucok Regar Rp 1.2 juta, Jhon Rp 4 juta dan Alam Rp 800 ribu. Selebihnya sudah habis untuk biaya makan dan minum bersama,” beber keduanya.

Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna ketika dikonfirmasi mengatakan, benar polisi sudah mengamankan 2 pelaku maling cold diesel.

“Kedua pelaku berhasil kita amankan, karena cold diesel yang diambil pelaku memiliki GPS. Berdasarkan pengakuan keduanya, mereka sudah sering bermain maling cold diesel dengan modus mengangkat barang pindahan. Bagi korban yang ada cold dieselnya hilang, segera mendatangi Polsek Delitua,” harap Kapolsek.







Leave a Reply