DENHAS MAHA. MEDAN. Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S Msi meletakkan batu pertama perluasan pembangunan Mushola Medan Club di Jalan Kartini Medan [Jumat 17/3]. Dengan pembangunan ini diharapkan semakin mempermudah para pengunjung maupun pengurus untuk menunaikan ibadah shalat lima waktu. Dikatakan Wali Kota, peletakan batu pertama mushola ini merupakan satu refleksi dari kesadaran imaniah yang tertanam di hati para pengurus Medan Club. Artinya, mereka dengan tulus dan ikhlas untuk memperluas pembangunan mushola sehingga menjadi tempat beribadah yang benar-benar baik dan nyaman.

“Mushola merupakan cermin tali ukhuwah umat dalam bingkai dimensi sosial. Di tempat ini masyarakat Muslim akan dapat menempatkan dirinya secara utuh, baik jasmani maupun rohani sehingga diharapkan akan muncul sosok – sosok manusia dengan kepribadian seorang mukmin,” kata Wali Kota didampingi sejumlah pimpinan SKPD diantaranya Kadispora Kota Medan, Mara Husin Lubis dan Kadis Kebersihan dan Pertamanan, HM Husni.

Itu sebabnya dikatakan Wali Kota, Pemko Medan senantiasa memberi dukungan terhadap kegiatan yang mengandung nilai positif seperti ini. Apalagi upaya peningkatan kualitas tempat ibadah yang ada di Kota Medan merupakan komitmen Pemko Medan serta menjadi salah satu program prioritas pembangunan dalam sektor keimanan.

Eldin selanjutnya menambahkan, selama ini rumah ibadah bukan hanya berperan sebagai tempat pengabdian umat terhadap pencipta semata, melainkan sebagai pusat kegiatan umat yang tentunya berkaitan dengan kemaslahatan serta upaya mempererat ukhuwah Islamiyah.
Mantan Wakil Wali kota dan Sekda Kota Medan itu kemudian berpesan, agar pengurus pembangunan Mushola Medan Club untuk dapat melaksanakan pembangunan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Untuk itu Eldin meminta kepada panitia supaya memanfaatkan anggaran secara maksimal, sehingga kualitas fisiknya dapat direalisasikan sebagaimana harapan bersama. Di penghujung sambutannya, Wali Kota mengajak semua untuk mendukung perluasan pembangunan mushola, baik dalam sumbangan pemikiran maupun dana agar proses pembangunannya rampung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Yang lebih penting lagi, setelah pembangunan selesai, mari kita makmurkan mushola ini,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Pembangunan Mushola Medan Club, M Shaf Lubis menjelaskan, perluasan ini dilakukan karena mushola yang ada saat ini dianggap terlalu kecil sehingga tidak mampu menampung jemaah, terutama pada saat ada acara. Oleh karenanya para pengurus sepakat untuk melakukan perluasan.




“Dengan diperluasnya mushola ini, diharapkan pengunjung Medan Club semakin ramai dan mereka dapat nyaman selama berada disini, karena dapat menunaikan ibadah shalat di mushola yang kita bangun ini”, jelas Shaf.

Menurut Shaf, dana yang diperlukan untuk memperluas pembangunan mushola ini sekitar Rp 500 juta. Seluruh dana ini berasal dari sumbangan seluruh pengurus Medan Club yang jumlahnya mencapai 200 orang. Begitu pun jika ada yang ingin menyumbang di luar pengurus, Shaf mengatakan panitia siap menerimanya.

“Total biaya yang kita butuhkan untuk memperluas pembangunan mushola ini sekitar Rp.500 juta, sedangkan biaya yang sudah terkumpul sekitar Rp.200 juta. Kita rencanakan, pembangunan mushola akan selesai dalam 5 bulan agar dapat digunakan para pengurus maupun pengunjung Medan Club,” harapnya.










Leave a Reply