Partai ini partainya malaikat. Tentu karena sebagai kumpulan para malaekat, semua personil, anggota atau simpatisan juga para malaekat. Orang-orang yang ada di sini semua yang paling bener. Yang paling suci. Yang tidak punya dosaaaaa….

Partai ini adalah partai yang berbasis agama. Orang-orangnya santun, Sopan Sopiyan, dikit-dikit berbicara agama. Dikit-dikit menyitir ayat-ayat suci. Hebat, bukan?

Jika dulu ada wanita yang nyalon jadi pemimpin, maka dengan gegap gempita partai ini akan geger. Akan bersuara keras: “WANITA TIDAK BOLEH JADI IMAM, JADI PEMIMPIN.”

Siapapun yang melawan, siapapun yang berseberangan dengan partai ini, langsung akan dibilang kafirrr, munafik, gak punya iman gak punya imin. Jika ada kader partai yang ketangkep KPK karena maling duit rakyat, maka tetep akan dibela. Itupun dengan agamais sekali.

“Gak apa-apa. Akan tetap masuk surga,” terdengar suara.

Jangankan orang biasa, lha wong kyai, ulama, tokoh agama saja yang membuat sejuk, yang membuat damai Negri ini, jika melawan partai ini akan dibilang Syiaah, liberaal, murtad atau bahkan Ulama Suu.

Nah, saat ini partai tersebut sedang mengusung wanita untuk maju dalam Pilkada. Apakah boleh?

“Ya, boleeeh. Gak apa-apa. Gak apa-apa wanita jadi Imam. Jadi pemimpin,” itu kata mereka.

ITULAH MENCLA MENCLENYA PARTAI INI. Apalagi jika sudah bersama EfPeIii, dunia dan surga ini milik mereka.

Jadi, tunggu saja. Sebentar lagi pendukung Kang Kamil atau Kang Dedi pasti akan dibilang “Woiii …. Kalian kafirrr. Kalian munafiik. Kalian zesaat. Kalian murtad ….”

Gak percaya? Tunggu tanggal mainnya…..










Leave a Reply