DENHAS MAHA. MEDAN. Pawai ta’aruf yang digelar dalam rangka menyambut pembukaan Musabaqah Tiolatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-50 Tingkat Kota Medan tahun 2017 di Jl. Tritura berlangsung meriah [Sabtu 18/3]. Lebih 20.000 kafilah yang berasal dari 21 kecamatan di Kota Medan mengikuti pawai yang digelar dalam rangka untuk menumbuhkembangkan semangat antusiasme masyarakat untuk berpartipasi guna mensukseskan penyelenggaraan MTQ yang akan berlangsung selama sepekan ini.

Antusiasme masyarakat menyaksikan pawai ta’aruf ini cukup tinggi, meski cuaca cukup terik namun mereka rela berdiri di pinggir jalan yang dilintasi para kafilah peserta pawai ta’aruf. Ada yang melambaikan tangan, ada pula yang bertepuk tangan sebagai bentuk apresiasi atas kemeriahan pawai. Apalagi pakaian yang dikenakan para kafilah pun beragam, selain busana Muslim, juga tidak sedikit yang mengenakan pakaian daerah suku mayoritas yang mendiami masing-masing kecamatan.

Meski pelaksanaan pawai ta’aruf ini sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas namun berkat kesigapan serta sinergitas petugas Dinas Perhubungan Kota Medan dengan Satlantas Polrestabes Medan, kemacetan ini berhasil diurai. Apalagi sebelumnya Dishub dan Satlantas telah melakukan rekayasa lalu lintas disertai peralihan arus.

Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi bersama Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi didampingi istri bersama Kapolresta Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho, Dandim 0201/BS, Kol Inf Bambang Herqutanto, Kejari Medan, Olopan Nainggolan SH beserta unsur Forkopimda lainnya menyambut iring-iringan pawai ta’aruf ketika melintasi tenda kehormatan. Sebelumnya para kafilah dilepas dari Lapangan Sepakbola Widuri Jl. Bajak I, Kelurahan Harjo Sari II, Kecamatan Medan Amplas.

Kafilah peserta pawai ta’aruf dibagi berdasarkan kecamatan, masing-masing kecamatan mengusung tema yang berbeda. Hampir setiap kontingen diiringi pasukan pengibar bendera, parade pakaian budaya sebagai lambang keberagaman etnis di Kota Medan, marching band dan para kafilah dengan mengenakan busana muslim.

Kontingen kafilah dari Kecamatan Medan Timur selaku juara umum MTQN ke-49 tahun 2016, paling terdepan dalam iring-iringan pawai ta’aruf sambil membawa piala bergilir yang mereka rebut tahun lalu. Setelah itu disusul kafilah Medan Johor beserta seluruh kafilah lainnya dari seluruh kecamatan di Kota Medan. Selain camat, rombongan kafilah masing-masing kecematan juga diikuti unsur Muspika Kecamatan, lurah, kepling, babinsa dan Babinkantibmas.

Penutup iring-iringan pawai ta’aruf ini adalah kafilah Medan Amplas. Selaku tuan rumah, Medan Amplas merupakan rombongan kafilah terbesar dalam pawai tersebut. Prosesi pawai ta’aruf berjalan lancar. Dilepas mulai pukul 09.00 WIB, pawai ta’aruf berakhir menjelang tengah hari karena jumlah pesertanya cukup banyak.

Usai pawai ta’aruf, Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin didampingi Wakil Ketua I TP PKK, Ny Nurul Khairani Akhyar meresmikan pembukaan bazar dan stand di arena MTQ yang ditandai dengan pengguntingan pita disaksikan Wali Kota, Wakil Wali Kota bersama unsur Dforkopimda Kota Medan.

Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan seluruh stand yang memeriahkan MTQ tersebut. Rombongan Wali Kota dan Wakil Wali kota disambut meriah di stand Kecamatan Medan Amplas. Selain tarian, juga disambut dengan iringan beras dijunjung, balai berisi pulut kuning dan ditutup dengan Tarian Medanku Sayang dan penyerahan bunga balai. Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi merasa puas dengan pelaksanaan pawai ta’aruf ini. Eldin mengakui pelaksanaan pawai tahun ini lebih meriah. Untuk itu dia mengucapkan terimakasih atas partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, kelompok pengajian, camat, lurah, kepala lingkungan dan lainya yang telah ikut serta menyemarakkan pawai ta’ruf ini.




“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta pawai karena berlangung sangat meriah. Pawai ta’aruf ini akan semakin menambah kebersamaan masyarakat dalam memeriahkan pelaksanaan MTQ. Dengan kebersamaan yang kita jalin melalui pawai ini, semoga menjadi motivasi bagi para qori-qoriah kita untuk tampil lebih baik,” kata Wali Kota.

Eldin selanjutnya berharap agar MTQ tahun ini dapat melahirkan qori-qoriah terbaik, sehingga mampu mengharumkan nama Kota Medan di tingkat nasional maupun internasional.

“Ingat Medan selama ini selalu melahirkan qori maupun qoriah yang mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Insya Allah, melalui MTQ ini akan lahir kembali dan Pemko Medan siap mendukungnya,” ungkapnya.

Demi suksesnya pelaksanaan MTQ ini, Wali Kota kembali mengajak seluruh warga untuk hadir dan menyaksikan pelaksanaan MTQ yang berlangsung selama sepekan ini.

“Mari kita jadikan pelaksanaan MTQ tahun ini sebagai momentum untuk semakin mencintai Al Qur’an, sehingga Allah SWT senantiasa melindungi kita dunia dan akhirat,” harapnya.






Leave a Reply