Kenal di FB, Remaja Lugu Disetubuhi di Kamar Kost

0
567

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Habis manis sepah dibuang, demikianlah yang dialami Bunga (17) (nama samaran) warga Jl. Puskesmas Gg. Sukma, Kelurahan Lalang (Medan Sunggal). Setelah berhasil menyetubuhi Bunga sebanyak 2 kali, FS (21) malah mengelak dari tanggungjawab.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh Sora Sirulo,  sebelum kejadian, Bunga berkenalan dengan pelaku di facebook. Begitu berkenalan, pelaku meminta nomor HP Bunga dan mengajaknya bertemu.

“Begitu ketemu, dia mengajakku ke salah satu rumah makan di Medan dan mengatakan suka samaku. Karena aku pun belum punya pacar kami pun sepakat pacaran,” beber korban.

Selanjutnya, korban kembali diajak bertemu [Rabu 8/3: sekira 20.00 wib] dan mengajak Bunga ke tempat kos pelaku di Jl. Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Sleamat (Medan Tuntungan).

“Semula aku menolak pergi ke tempat kosnya, tetapi dia memaksa dan merayu aku. Akhirnya aku mau dan kamipun naik sepeda motor meticnya,” sambungnya.




Tiba di tempat kos pelaku, Bunga diajak masuk ke dalam kamar. Di sana kedua insan berlainan jenis ini saling bercerita. Pelaku mulai menggerayangi tubuh Bunga.

“Sempat saya tidak mau, tetapi dia memaksa saya dan berhasil membobol perawanku malam itu,” beber korban.

Begitu selesai melakukan, korban pun langsung memakai pakaianya dan minta diantar pulang. Tetapi pelaku tidak mau dengan alasan, dia sayang kepada Bunga dan hendak menikahinya.

“Karena dia tidak mau mengantarkan saya, malam itu kami pun tidur bersama di kamar kosnya,” sebutnya.

Keesokan harinya, Bunga meminta pelaku mengantarkanya ke rumahnya. Tetapi dia tetap tidak mau, sehingga Bunga 4 hari di tempat kos pelaku.

“Empat hari saya sudah di tempat kosnya. Begitu saya minta pulang, agar orangtua saya tidak was-was, dia pun memberikan saya pulang, tetapi dengan satu syarat. Begitu saya sudah tiba di rumah malamnya saya dijemput pelaku,” katanya lagi.




Lalu korban pun mengiyakan perkataan pelaku. Tetapi sebelum Bunga pergi ke rumah orangtuanya. Pelaku pun meminta jatah sekali lagi. Setibanya di rumah, Bunga langsung menceritakan kepada orangtuanya apa yang dialaminya [Selasa 14/3: sekira 15.30 wib].

“Saya pun langsung menceritakan apa yang saya alami sama orangtuaku. Kami pun langsung mencari pelaku ke tempat kosnya. Tetapi pelaku tidak ada lagi dan barang-barangnya pun sudah diangkat semua,” ungkap Bunga.

Sementara M Boru Tobing, orangtua Bunga, mengatakan sudah capek mencari Bunga ke berbagai tempat.

“Kami tahu Bunga gadis lugu dan mudah percaya sama orang, maka cepat kami cari. Setelah bertemu, Bunga pun menceritakan apa yang dialaminya sama kami. Pelaku sempat kami cari ke temat kosnya tetapi tidak ada lagi. Maka itu kami pun melaporkanya,” kata ibu korban.

Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna, membenarkan adanya laporan korban untuk ditindaklanjuti.


Leave a Reply