“24 jam terus menerus komunikasi dengan Dirjen Informatika termasuk dengan pak menteri minta ini supaya diblokir. Baru pukul satu hari Sabtu itu bisa berhasil diblokir,” terang Yosep.

Saat ini, Yosep mengungkapkan bahwa Facebook dan Youtube hanya mempunyai perwakilan marketing saja di Indonesia.

“Itulah, permintaan dari pemerintah supaya ada perwakilan Youtube dan Facebook punya kantor di Jakarta, deslngan demikian komunikasi bisa lebih cepat,” kata Yosep di merdeka-com.





Usul yang bagus dari Ketua Dewan Pers Indonesia Yosep Adi Prasetyo, memang kalau ada perwakilan medsos itu (FB) di Indonesia, sehingga gampang komplein dan cepat bisa hapus semua info yang berisi hoax sebelum bikin kerusakan atau kepanikan di kalangan masyarakat.

Dari segi lain bahwa mengacau masyarakat tertentu atau negara tertentu dengan tujuan tertentu pula akan selalu ada. Jaringannya terorganisasi sangat rapi dan bisa mengalahkan negara mana saja atau penguasa mana saja. Bahkan bisa melibatkn organisasi intel negara tertentu. Contohnya seperti penyadapan kepala negara, pejabat satu negara seperti yang sudah sering terjadi. Ini juga susah diberantas, karena sangat terorganisasi rapi dan bahkan melibatkan negara lain yang punya kepentingan untuk mengontrol satu negeri lain, Indonesia misalnya.

Karena itu, Indonesia sebagai negara berdikari dan berdaulat, harus punya kekuatan sendiri untuk menangani hal-hal yang menyangkut kepentingan besar NKRI, termasuk yang mau mengacau lewat pemberitaan hoax. Kalau tidak cukup dengan kementerian yang sudah ada (Dirjen Informatika) untuk menangani hoax, bikinlah satu badan tersendiri




untuk menangani dan antisipasi berita-berita hoax sehingga efek negatifnya berkurang atau tidak membahayakan bagi keamanan dan perkembangan negeri Indonesia dalam jangka panjang, keamanan dan ketentraman kehidupan damai publik sehari-hari dalam jangka pendek.

Yang harus lebih diutamakan dari semua itu ialah PENCERAHAN ILMIAH dan tugas pencerahan ilmiah dalam soal apapun yang ‘dimainkan’ oleh perekayasa hoax. Ini terorganisasi dan punya tujuan tertentu, seperti usaha pecah belah di kalangan rakyat atau usaha perongrongan kekuasaan RI, terutama perongrongan pemerintah Jokowi yang dibenci karena sifat nasionalisnya.

Ini tentu datangnya dari organisasi anti-nasionalisme internasional yang utama diwakili oleh neolib globalis. Mereka juga menjadi musuh utama nasionalis Trump di AS dan Brexit di Inggris serta semua partai nasionalis yang sedang tumbuh subur dan cepat di Eropah. Inilah yang paling penting diketahui oleh pejabat anti-hoax dan juga publik Indonesia.


Leave a Reply