B. KURNIA P.P. Berastagi. Sebagai wujud pertanggungjawaban dan bentuk kepedulian terhadap anggota yang sudah memilih salah satu produk yang dimiliki BMT L-Risma Cabang Sumatera Utara, adalah tabungan Umroh dengan sistem menabung sesuai keinginan para anggota.





Bekerjasama dengan salah satu travel umroh PT. Ameera Mekah, maka tepat pada hari Rabu 29 April 2017, BMT L-Risma Cabang Sumut memberangkatkan delapan warga yang menjadi nasabah BMT L-Risma. Kedelapan anggota yang berangkat Umroh secara resmi ini dilepas oleh salah seorang Dewan Pengawas Koperasi Syariah BMT L-Risma Cabang Sumatera Utara, Edi Sofyan Sinaga.

Edi Sofyan Sinaga pada saat ditemui wartawan di Ruangan Kerjanya Lantai 3, Kantor Cabang Sumatera Utara BMT L-Risma Jl. Sudirman No.44 Kabanjahe menjelaskan hal pemberangkatan 8 Jemaah Umroh tersebut. Dalam produk yang mereka sediakan di samping Simpan dan Pinjam Pola Syariah, mereka juga memiliki beberapa produk seperti tabungan berjangka, tabungan suka rela, tabungan Pendidikan, dan tabungan Umroh.

Jadi setiap anggota Koperasi BMT L-Risma berhak untuk mengikuti semua produk dan kita tidak membatasi waktu. Jika ada anggota yang hendak berangkat dalam 3 bulan, 6 bulan atau setahun terserah mereka.

“Jika sudah cukup tabungan dengan jumlah biaya Umroh maka kami akan uruskan semua persyaratan, seperti paspor dan lain lain,” tutur Edi Sofyan.

Edi Sofyan yang juga dikenal sebagai Ketua PHBI (Panitia Hari Besar Islam) Kecamatan Berastagi ini, kembali menegaskan, BMT L-Risma berkantor Pusat di Lampung , dan sudah memiliki 22 kantor termasuk kantor cabang. Untuk di Sumatera Utara, Kantor Cabang di Kabanjahe Jl. Sudirman, Kantor Berastagi bersebelahan dengan Hotel Bukit Kubu, dan di Kota Sidikalang di Jl. Sisingamangaraja.

Untuk keberangkatan kali ini, ada 2 anggota BMT dari Kabanjahe dan selebihnya dari Berastagi. Lama mereka di sana selama 13 hari. Semoga dalam pelaksanaan ibadah, mereka bisa melaksanakan ibadah dengan baik dan sehat senantiasa.




Bagi anggota yang belum berangkat masih banyak waktu untuk bisa beribadah ke Tanah Suci.

“Tingkatkan terus tabungan, berikan kepercayaan pada kami, insya Allah dapat dijalankaan sesuai amanah. Kami tidak akan pernah melihat ke belakang dengan kenangan yang pahit, tapi kami akan terus menyongsong masa depan yang lebih baik, seperti falsafah kami “Ojo Leren dadi wong Apik“ (jangan berhenti jadi orang yang baik), walaupun itu di sakiti dan dihina. Yang penting selagi kantor BMT L-Risma buka maka selagi itu pula amanah yang sudah di pundak kami tetap akan dipertanggungjawabkan, walaupun itu waktu yang lama, salah satu seperti Umroh ini,” papar Edi Sofyan.


Leave a Reply