B. KURNIA P.P. BERASTAGI. Perguruan Sekolah Kristen Methodist Berastagi adakan Festival Seni Budaya tingkat pelajar SD, SMP dan SMA. Kegiatan berlangsung selama 3 hari [Kamis 30/3 – Sabtu 1/4], dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo (Eddy Suranta Surbakti) didampingi Kapolsekta Berastagi (Kompol A Sitepu) dan Pimpinan Yayasan Perguruan Methodist Berastagi (Pdt DR Heryanto MDiv) dan Kepala sekolah tingkat SD, SMP dan SMA Methodist Berastagi serta 7 ratusan siswa yang menyambut event tahunan penuh gembira dan sukacita [Kamis 30/3] di Halaman Sekolah Methodist, Berastagi.





Heryanto dalam sambutannya, Perguruan swasta Methodist Berastagi dengan penuh sukacita mengadakan event-event yang sifatnya berguna untuk mendukung pembangunan Bangsa Indonesia khususnya mutu pendidikan dan karakter para pelajar sebagai generasi penerus bangsa mewujudkan cita-cita Pejuang Kemerdekaan pendahulu bangsa sesuai Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Tampak Kadis Pendidikan Karo bersama undangan lainnya berpoto bersama Ketua Yayasan Pendidikan Methodist Berastagi

Pada kesempatan ini, pihaknya juga berterima kasih atas bantuan dan dukungan pihak Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pendidikan dan instansi terkait lainnya serta partisipasi pihak swasta dan sponsor maupun warga masyarakat sebagai orang tua siswa yang masih memberi amanah bagi sekolah methodist Berastagi untuk membangun pendidikan, pengajaran dalam karakter para anak-anak didik.

Lanjut Heryanto yang juga dikenal sebagai tokoh agama Kristen ini, hal ini akan terus dipertahankan dalam rangka mencerdaskan bangsa dan membina akhlak serta iman percaya siswa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai modal yang ternilai dalam mendukung pembangunan rohani bangsa Indonesia khususnya Tanah Karo Simalem.

Event ini akan melahirkan dan membuktikan bahwa di Karo kaya dengan anak-anak yang berpotensi, kreatif dan berbakat alami yang perlu dikembangan menjadi kekayaan SDM yang berkualitas di Tanah Karo.

Era yang penuh persoalan narkoba dan penyakit AIDS yang begitu kompleks sebagai ancaman serius bagi generasi bangsa ke depan maka salah satu upaya pencegahan dan mengantisipasi situasi ini bagi kaum muda bangsa di Karo ini maka perlu digalakkan event-event yang memfokuskan kaum muda dalam pengembangkan kreativitas dan kompetensi kaum muda menjadi manusia berkualitas bagi bangsa negara, keluarga dan masyarakat, ujar Heryanto lagi.

Tampak para siswa saat melaksanakan kegiatan Festival di ruang kelas

Sementara itu, Kadis Pendidikan Karo (Eddy Suranta Surbakti) dalam sambutannya pada acara Penutupan Festival Seni Budaya Perguruan Methodist Berastagi tersebut [Sabtu 1/4] di Halaman Sekolah Methodist Jl. Veteran Berastagi, pihaknya sangat bangga dan berterima kasih atas kepedulian sekolah Methodist Berastagi tetap peduli dan melaksanakan visi misi sekolah dalam pendidikan anak bangsa yang berkwalitas dan terukur serta peduli lingkungan sekitar. Ini akan terus menjadi event yang sangat bermanfaat dan selalu menjadi kenangan dan event yang selalu ditunggu-tunggu para siswa sebagai peserta untuk menampilkan kreatifitasnya selama-lamanya sekolah ini ambil bagian mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pantauan wartawan, acara demi




acara berjalan lancar penuh sambutan hangat para siswa dengan menampilkan kreatifitas seni budaya. Kegiatan seni ditampilkan dengan penuh semangat dan bangga dalam tim kerja yang solid bergandeng tangan, serta mendukung tali silaturahmi kekeluargaan sesama siswa.

Mereka juga menciptakan persaingan positif sesama siswa dalam menggapai prestasi membawa nama harum almamater sekolah dan kebanggaan rasa sayang kepada seluruh guru dan staf serta pimpinan sampai selamanya. Acara diakhiri dengan pemberian hadiah bagi para peserta terbaik antar kelas masing-masing tingkatan jenjang sekolah.

Leave a Reply