DENHAS MAHA. MEDAN. Organisasi kepemudaan Karang Taruna hendaknya harus dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, khusunya anggota Karang Taruna itu sendiri. Selain itu, mampu mencegah, menangkal, menanggulangi sekaligus mengantisipasi berbagai masalah kesejahteraan sosial khususnya generasi muda.





Hal ini disampaikan oleh Wagubsu Brigjen (Purn) DR. Hj. Nurhajizah Marpaung SH MH saat menerima kunjungan audensi dari Karang Taruna Provinsi Sumut yang diketuai oleh H. Solahuddin Nasution SE MSi di Lantai IX Kantor Gubsu, Jl. Diponegoro, Medan [Selasa 4/4]. Hadir mendampingi Wagubsu, diantaranya adalah yang mewakili Kadis Kominfo dan Karo Humas dan Keprotokolan.

“Pengurus Karang Taruna agar dapat memahami jati dirinya sebagai bagian dari solusi untuk mengatasi masalah kesejahteraan sosial, seperti pengangguran, kemiskinan serta kesenjangan sosial,“ pesan Wagubsu Nurhajizah.

Dilanjutkan oleh Nurhajizah, bahwa Karang Taruna sebagai wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomi produktif sehingga mendorong lahirnya wira usaha muda. Hal ini sejalan dengan visi Provsu yakni menjadikan provinsi yang berdaya saing menuju Sumatera Utara sejahtera.

Disisi lain, kita juga mengharapkan Karang Taruna mampu mengidentifikasi masalah yang berkembang di tengah-tengah masyarakat seperti maraknya kenakalan remaja, perkelahian dan peredaran serta penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak generasi muda.

Untuk itu Wagubsu berharap, agar Karang Taruna mampu bersinergi dengan semua elemen masyarakat, tidak hanya pemerintah tetapi pihak swasta maupun masyarakat sendiri.





Sebelumnya, Ketua Karang Taruna Sumut Solahuddin Nasution, SE, MSi menjelaskan bahwa Karang Taruna sendiri telah melakukan beberapa kegiatan khususnya dalam hal mengembangkan bakat dan kreatifitas para anggota bersinergi dengan Badan/Dinas Pemerintah Provsu, seperti mengikuti pelatihan otomotif, menjahit dan sebagainya.

“Maksudnya untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar dapat mengelola Sumber Daya Alam (SDA) daerahnya dengan menerapkan ilmu dan pengetahuan yang mereka miliki,” ujar Solahuddin Nasution.

Leave a Reply