CALPINTA GINTING. JAKARTA. Ada beberapa centra jeruk di Indonesia yang mengirim jeruk ke Jakarta seperti halnya Dataran Tinggi Karo, Jember dan Kalimantan. Masing-masing daerah punya musim pasang surut produksi jeruk. Seperti saat ekarang ini, adalah musim sangat menurunnya produksi jeruk dari Dataran Tinggi Karo.





Menurunnya produksi jeruk dari daerah Karo membuat melambungnya harga Jeruk Karo, karena sulit didapat.

Namun begitu, komoditi jeruk tidak pernah kosong di Jakarta. Menurunnya pasokan Jeruk Karo diambil alih oleh Jeruk Jember yang setelah beberapa hari ini semakin membanjiri Pasar Modern Ckopo.

Hanya saja, tetap saja ada kerinduan pelanggan terhadap Jeruk Karo yang sampai saat ini mereka kenal dengan nama Jeruk Medan. Kegemaran pelanggn terhadap Jeruk Karo membuat Jeruk Karo selalu dihargai di atas Rp. 10 ribu/ Kg. Adapaun Jeruk Jember harganya berada di antara Rp. 6 – 10 ribu/ Kg.




Nama Jeruk Karo

Saat diwawancarai, beberapa pembeli mengatakan kepada Sora Sirulo kalau Jeruk Medan tidak ada tandingannya soal rasa dan kualitas. Ketika Sora Sirulo mengatakan bahwa sebenarnya di Medan tidak ada tanaman jeruk sama sekali, langsung saja mereka berseru: “Mengapa dibuat pamfletnya Jeruk Medan?”

Wartawan Sora Sirulo kemudian menjelaskan bahwa jeruk yang dinamai Jeruk Medan itu sebenarnya berasal dari Dataran Tinggi Karo sehingga namanya yang paling tepat adalah Jeruk Karo. Dan, mereka pun mengangguk-angguk.

Leave a Reply