NELSON GINTING. MEDAN. Tim Gabungan dari Pemko Medan terus gencar menertibkan para pedagang kaki lima (PK5) yang masih bertahan berjualan di kawasan JL. Sutomo dan sekitarnya [Senin 17/4, dinihari]. Kembali sayuran dan buah milik pedagang yang dijajakan di badan jalan diamankan. Selain untuk melakukan penataan, penertiban ini dilakukan dalam rangka mengembalikan fungsi JL. Sutomo dan sekitarnya sebagai fasilitas umum.

Sejumlah pedagang berusaha mempertahankan dagangan miliknya. Namun tim gabungan yang dipimpin Kasatpol PP Kota Medan M. Sofyan tidak kompromi lagi. Sebab, para pedagang telah berulangkali diingatkan agar tidak berjualan lagi di kawasan tersebut.

Apalagi menurut Sofyan, Pemko Medan melalui PD Pasar telah menyediakan sejumlah tempat bagi para PK5 di beberapa pasar tradisionil, termasuk Pasar Induk Lau Cih di Kecamatan Medan Tuntungan. Namun para PK5 tidak mau dan tetap ngotot berjualan di kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya.

Diakui Sofyan, pasca penertiban yang dilakukan tim gabungan sebelumnya, jumlah PK5 yang berjualan di kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya sudah jauh berkurang.




“Jadi tinggal sedikit lagi PK5 yang masih bertahan. Tentunya kita tidak mentolerir kehadiran mereka, sebab Jalan Sutomo dan sekitarnya bukan tempat untuk berjualan,” kata Sofyan.

Tegas Sofyan, penertiban akan terus dilakukan sampai kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya bersih dari PK5. Sebab, kehadiran PK5 selama ini sangat mengganggu kenyamanan dan ketentraman warga sekitar, termasuk para pengguna jalan karena arus lalu-lintas menjadi macet. Pasalnya, para pedagang menggunakan sebagain badan jalan menjadi tempat menggelar lapak.

Selain itu tambah Sofyan lagi, keberadaan pedagang PK5 sangat menganggu estetika dan menyebabkan kawasan itu menjadi semrawut karena dimana-mana ditemukan tumpukan maupun serakan sampah.




Inti dari penertiban yang dilakukan ini, Pemko Medan ingin melakukan penataan dan mengembalikan fungsi Jalan Sutomo menjadi fasilitas umum sehingga kawasan ini menjadi lokasi pertokoan representatif, jelasnya.

Penertiban berjalan lancar, tim gabungan yang berjumlah sekitar 600 personel berasal dari Satpol PP, SKPD terkait, kecamatan dibantu petugas Polrestabes Medan dan Kodim 0201/BS melakukan pembersihan mulai pukul 04.00 WIB. Sebelum mengamankan sayuran dan buah milik pedagang, Kasatpol PP minta kepada para PK5 untuk menghentikan transaksi jual-beli.

Bagi PK5 yang membandel, tim gabungan langsung menyita sayuran dan buah milik mereka. Selanjutnya, sayuran dan buah tersebut dibawa menuju Markas Satpol PP. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para PK5.


Leave a Reply