MARI KITA BERPIKIR DGN JERNIH….APA UNTUNGNYA KITA MENDATANGI KAWASAN BERBAHAYA DAN MAUT MENUNGGU KITA…..APA RUGINNYA BILA KITA MENGHINDARINYA………MARILAH JAUHI DAMPAK BAHAYA YG TIDAK TAU KAPAN YG AKAN TERJADI.SAYA MENGHIMBAU DGN HATI YG TULUS DAN PEDULI DGN PENUH KASIH SAYANG DEMI MENJAGA KESELAMATAN KITA BERSAMA…….MARI KITA BERSAMA SAMA MELARANG ORG YG AKAN MEMASUKI KAWASAN MALA PETAKA…LEBIH BAIK HINDARI DARIPADA MENYESAL…PENYESALAN YG TIDAKNBERARTIMENURUTI HIMBAUAN AGAR JANGAN MASUK SANGATLAH BERMAMPAT AGAR KITA SELAMAT….MARI KITA BERSABAR UNTUK SEMENTARA WAKTU MASIH ADA HARI ESOK UNTUK BERKUNJUNG YG MUNKIN LEBIH INDAH DAN TERPESONA….KARNA JALUR INI JALUR AWAN PANAS YG TERUS MENERUS TURUN DARI PUNCAK….AKIBAT PENAHAN TIDAK ADA LAGI MAKA LUNCURAN MAKIN JAUH DAN LEBIH BESAR.DARI YG LAINNYA.

Posted by Pelin Depari on Sunday, April 16, 2017

MARIA EMMY. TIGANDERKET. Erupsi Gunung Api Sinabung yang terjadi 9 April 2017 lalu telah menghasilkan sebuah danau baru di kaki gunung api paling aktif di Sumatra ini.

Erupsi saat itu diikuti terjangan hawa pans dari kawah Sinabung sehingga terjadi guguran lava gunung ini yang sangat banyak.

Guguran lava Sinabung yang turun kemudian membendung air sungai Lau Borus yang mengalir dari Danau Lau Kawar. Sungai yang mengalir melintasi desa-desa di kaki Gunung Sinabung ini kemudian membentuk danau lava panas akibat terbendung guguran lava.




Memang menjadi pemandangan yang mengasyikkan munculnya danau-danau kecil di kaki Sinabung menambah bilangan danau di Dataran Tinggi Karo. Akan tetapi, jangan lupa, munculnya danau-danau kecil ini adalah sekaligus pertanda betapa dahsyatnya awan panas yang menerjang sehingga sungai membentuk danau.

Ini sekaligus menjadi sebuah perigatan kepada semua anggota masyarakat agar tidak memsuki Zona Merah/ Berbahaya Gunung Sinabun yang sudah ditetapkan oleh yang bewewenang. Batu panas lava yang siap meluncur sebanyak 2 juta m3 ke lokasi danau lava panas itu.

Video: Pelin Depari. Foto: Syarifin Bangun.










Leave a Reply