EMMY F. PURBA. KABANJAHE. KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung kembali mengeluarkan peringatan terkait ancaman-ancaman bahaya erupsi Gunung Sinabung beserta gejala-gejala alam lainnya akibat erupsi itu.

Sebagaimana peringatan mereka kemarin [Senin 24/4], kembali hari ini [Selasa 25/4] meeka mengingatkan lagi agar hal-hal lainnya agar masyarakat dan pengunjung/ wisatawan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak. Demikian juga hal agar semua orang menghindari jarak 7 km untuk sektor Selatan – Tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor Tenggara – Timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor Utara – Timur Gunung Sinabung.




Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar. Mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Lau Borus maka penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran Sungai Lau Borus agar tetap menjaga kewaspadaan karena bendungan ini sewaktu-waktu dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/ banjir bandang ke hilir.

BPBD Kabupaten Karo segera melalukan sosialisasi ancaman bencana lahar/ banjir bandang ini ke penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang hilir dan sekitar Sungai Lau Borus.

PVMBG juga memperingatkan BPBD Kabupaten Karo agar segera melakukan sosialisasi ancaman bencana lahar/ banjir bandang ini ke penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang hilir dan sekitar Sungai Lau Borus.







Leave a Reply