DENHAS MAHA. MEDAN. Sekdaprovsu Hasban Ritonga SH mengatakan perlu sosialisasi kepada masyarakat seperti melalui Running Text yang dapat berkoordinasi dan bekerjasama dengan Pemprovsu dibantu Dinas Komunikasi dan Informasi sehingga diharapkan masyarakat berminat menyaksikan Pameran Sejarah Perjuangan tersebut. Selain itu, rasa memiliki dan kecintaan masyarakat terhadap sejarah dan perjuangan para pejuang pendahulu bangsa dapat tumbuh.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat mengingat dan menghormati Sejarah dan perjuangan para pejuang bangsanya,” demikian dikatakan Sekdaprovsu (H Hasban Ritonga SH) pada Audensi Rombongan Pengurus Dewan Harian Daerah (DHD) ’45 Sumut di Ruang Kerja Sekdaprovsu Lt. IX Kantor Gubsu [Kamis 27/4].

Sekdaprovsu didampingi Kepala Biro Sosial Setdaprovsu HM Yunus, dan mewakili Dinas Kominfo Provsu A Aziz Batubara dan pejabat lainnya mengatakan bahwa acara yang baru pertama kali di Indonesia tersebut perlu dilakukan penggalian sejarah yang dapat menjadi Destinasi Wisata Perjuangan.




“Mudah-mudahan terlaksana dengan baik dan akan membuka dan menghadiri acara pameran tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya Ketua Umum Dewan Harian Daerah (DHD) ’45 Sumatera Utara (Nurdin Lubis SH) mengatakan bahwa dahulu kepada para Kepala Daerah dianjurkan untuk menerbitkan uang daerah atau Urida kepada para Bupati sehingga masyarakat terutama generasi muda dapat memahami betapa pentingnya sejarah dan arti uang itu, dimana pada saat itu tidak terjadi krisis moneter dan tidak terjadi pemalsuan serta manipulasi uang sehingga generasi bangsa dapat meniti para pejuang terdahulu.

Nurdin Lubis menambahkan bahwa acara Pameran Sejarah Uang di Museum Uang akan dilaksanakan pada Tanggal 2 s/d 10 Mei 2017 (9 hari) dengan sasaran anak-anak sekolah dan masyarakat di Gedung Juang ’45 Jalan Pemuda Nomor 17 Medan.

“Diharapkan antusiasme masyarakat melihat pameran ini akan semakin meningkat, khususnya dari kalangan generasi muda,” harap Nurdin Lubis SH yang juga pernah menjabat sebagai Sekdaprovsu tersebut.

Rombongan DHD’45 juga dihadiri Ketua Museum Sumatera Utara Letkol TNI S Barus, Ketua Bidang Organisasi Usman Effendy Rambe, Wakil Bendahara Sutan Djalaluddin Siregar SH, Pusat Ilmu Sejarah Universitas Medan Apriani Harahap.









Leave a Reply