JANNER SIMARMATA. MEDAN. STMIK Pelita Nusantara menggelar workshop yang bertajuk Penulisan Proposal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang Kompetitif, Kreatif, Inovatif dan dibutuhkan Masyarakat yang diselenggarakan di Aula Kampus STMIK Pelita Nusantara [Rabu 26/4].Workshop bekerjasama dengan Forum Intelektual Harapan Anak Negeri Batak (Forum IHAN BATAK).

Murni Marbun SSi MM MKom Ketua STMIK Pelita Nusantara resmi membuka workshop. Dalam sambutannya, dia berterimakasih kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan workshop penulisan proposal penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang kompetitif, kreatif, inovatif dalam menembus hibah penelitian yang didanai Dikti.

“Kita juga menyampaikan rasa terimakasih dan senang bisa menggandeng Forum IHAN BATAK dalam kegiatan semacam ini,” ucap Murni saat memberikan kata sambutan.




Forum IHAN BATAK ini sudah memiliki track record yang teruji dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Untuk itu, ke depannya kita dapat menjalin kerjasama dengan kegiatan yang serupa,” harap Murni.

Ketua Panitia Alex Rikki MKom didampingi Sekretaris Hengki Tamando Sihotang MKom menyampaikan terimakasih atas kehadiran fasilitator, Pembina Ketua Yayasan Demokrat Cemerlang, John Foster Marpaung MA dan Ketua Yayasan Rita Z. Tarigan MM, sivitas akademika dan seluruh peserta workshop yang hadir.

Dilaporkannya, peserta yang mengikuti workshop ini sebanyak 50 orang dari beberapa perguruan tinggi, diantaranya Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Akademi Teknik Deli Serdang (ATDS), Akademi Kebidanan Langkat, Universitas Gunung Leuser (UGL), Universitas HKBP Nomensen, Universitas Katolik Santo Thomas SU, dan Politeknik Trijaya Krama.

Mengakhiri sambutannya, Murni menyampaikan semoga dengan digelarnya kegiatan ini dapat menambah kemampuan dosen-dosen dalam membuat penelitian dan pengabdian yang dibiayai oleh Menristek Dikti melalui program Simlitabmas.

Workshop ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama workshop bertajuk Model Penyusunan Proposal Penelitian yang Dikompetisikan oleh Simlitabmas Ristekdikti, dengan dua narasumber sekaligus, Dr Zakarias Situmorang dan Dr. Tumiur Gultom yang keduanya pengurus Forum IHAN BATAK. Pada sesi ke dua, narasumber oleh Lisnawaty Simatupang MSi dengan tajuk Model Penyusunan Proposal Pengabdian pada Masyarakat yang dikompetisikan oleh Simlibtamas Ristekdikti.




“Dr Zakarias Situmorang mengharapkan draft proposal penelitian dan pengabdian disiapkan dan diperbaiki dengan baik dengan harapan proposalnya dapat diterima untuk didanai,” terang Zakarias yang juga Ketua Umum Forum IHAN BATAK.

Sedangkan, Dr Tumiur Gultom dalam paparannya menyampaikan beberapa modal dasar dalam penyusunan proposal penelitian, diantaranya baca dan pahami buku panduan yang disediakan.

“Ini perlu karena ada perbedaan substansi antara skim penelitian, dan jangan lupa perhatikan kelengkapan apa saja yang harus disertakan, dan yang terakhir adalah format dan sistematika penulisan yang telah ditetapkan harus dipatuhi,” jelasnya.

Sementara itu, Lisnawaty Simatupang MSi memberikan motivasi kepada peserta workshop, dikatakannya, kalau mau membuat pengabdian harus banyak cara, yang jelas poin utama adalah Analisis situasional.

“Sama seperti penelitian, pengabdian juga memiliki skim, diharapkan dosen muda bisa mengambil skim Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dan pengabdian juga membutuhkan lintas antarilmu,” pungkas Lisnawaty.

Dipenghujung acara, STMIK Pelita Nusantara dan Forum Intelektual Harapan Anak Negeri Batak (Forum IHAN BATAK) lakukan penandatanganan kerjasama MoU, hal penelitian dan pengabdian, harapannya kerjasama ini dapat berlanjut guna untuk meningkatkan nilai akreditasi program studi dan institusi.





Leave a Reply