EMMY F. PURBA. KABANJAHE. Terkait banyaknya warga yang masuk ke Zona Merah untuk melihat danau bentukan lava Gunung Sinabung, BPBD Kabupaten Karo merasa perlu meningkatkan sosialisasi bahaya memasuki Zona Merah Sinabung.

Acara ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan Pemkab Karo (Suang Karo-karo), Kepala BPBD Kabupaten Karo (Martin Sitepu), BPBD Provinsi Sumatra Utara (Adam Nasution), dan Kabid Darlog BPBD Kabupaten Karo. Turut hadir unsur-unsur kecamatan yang antara lain adalah Camat Naman Teran dan Polsek Simpang Empat. Tak ketinggalan anggota Pos Pemantau Gunung Sinabung.

Sasaran sosialisasi adalah agar penduduk sekitar menyadari bahaya yang bisa dialami bila memasuki Zona Merah Sinabung. Sasaran diupayakan melalui penyampaian informasi mengenai peningkatan aktivitas Gunung Sinabung dan tingginya curah hujan di sekitar gunung. Peningkatan aktivitas gunung terkait dengan peningkatan kemungkinan erupsi yang disertai dengan gempa dan yang lebih berbahaya lagi adalah semburan awan panas. Adapun informasi mengenai peningkatan curah hujan adalah terkait dengan kemungkinan banjir lahar dingin dan jebolnya bendungan danau yang terbentuk baru-baru  ini akibat erupsi Sinabung.

Acara ini dilaksanakan di Desa Sukatendel (Kecamatan Tiganderket) [Kamis 28/4: Pukul 08.00 – 12.00 Wib].

Sosialisasi Zona Merah Sinabung merupakan rangkaian acara periodik dari BMKG yang rutin dilaksanakan di daerah sekitar Gunung Sinabung, khususnya yang berada di Zona Merah. Dengan diadakannya acara ini, diharapkan warga bisa benar-benar memahami bahwa erupsi Sinabung masih sangat berbahaya dan benar-benar mematuhi larangan untuk memasuki daerah zona merah demi keselamatan bersama.









Leave a Reply