DENHAS MAHA. MEDAN. Wakil Wali Kota Medan (Ir Akhyar Nasution) dan Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan (M Husni SE MSi) tampil memukau ratusan pengunjung Panggung Seni Budaya (PSB) Jl. Pulau Pinang [Sabtu 13/5: Malam]. Layaknya duo penyanyi ternama yang tengah tampil di atas panggung, kolaborasi yang dilakukan keduanya dengan membawakan 4 buah lagu beirama rock’n rol berhasil membuat pengunjung bernyanyi dan berjoget bersama dengan penuh kegembiraan.

Sebelum Akhyar dan Husni tampil di penghujung acara, PSB yang biasanya diisi dengan pertunjukan atraksi seni dan budaya tradisionil namun kali ini mengusung penampilan kelompok musik (band) dan stand up comedy untuk menghibur pengunjung. Hal ini dilakukan untuk membuat variasi sekaligus menghindari kejenuhan para pengunjung. Di samping itu PSB juga ingin merangkul penonton dari kalangan kawula muda.

PSB dibuka dengan penampilan Kemeja Putih Band dan disusul Sunset Blues Band. Penampilan kedua klompok musik ini belum berhasil mengajak penonton bernyanyi dan berjoget bersama. Setelah itu panggung diisi dengan stand up comedy yang dibawakan komika, Petrus Manurung. Mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Medan itu berusaha mengocok perut penonton dengan joke-joke lucunya.

Setelah penampilan Petrus berakhir, panggung kembali diisi dengan penampilan kelompok musik, Kiky The Kid Brother Band. Digawangi tiga pria dan seorang wanita sebagai penggebuk drum, band ini mulai berhasil menghidupkan panggung dengan lagu dari Koes Plus, Rolling Stone dan Jhon Meyer.




Sejumlah penonton mulai terpancing bernyanyi dan berjoget bersama mengikuti lagu maupun irama yang dibawakan.

Puncaknya ketika pembawa acara (mc) meminta Wakil Wali Kota bersama Kadis Kebersihan dan Pertamanan untuk tampil di atas panggung. Akhyar dan Husni pun langsung naik ke atas panggung dan langsung membawakan tiga buah lagu non stop yang diawali Jemu (Koes Plus), I Saw Her Standing There (The Beatles) dan Cotton Field Back Home (Creedence Clearwater Revival). Mendengar ketiga lagu ini, pengunjung pun sontak bejoget sambil bernyanyi bersama.

Sedangkan penonton yang tidak berjoget, mereka tak henti-hentinya memberikan aplaus sambil berulangkali kali tepuk tangan. Sebab, mereka tidak menyangka jika Wakil Wali Kota maupun Kadis Kebersihan dan Pertamanan bisa menyanyi sekaligus menguasai panggung sehingga membuat suasana PSB malam itu benar-benar ‘hidup’ dan cukup meriah. Malah tiga bule sempat merekam dengan menggunakan handphone sambil ikut bergoyang.

Usai pertunjukan, Wakil Wali Kota menilai masyarakat mulai menerima kehadiran PSB sebagai salah satu alternatif hiburan yang bisa dikunjungi warga setiap malam Minggu di Jalan Pulau Penang. Oleh karenanya Akhyar minta kepada Dinas Pariwisata Kota Medan terus melakukan evaluasi usai pertunjukan digelar.

“Dengan melakukan evelauasi, kita dapat mengetahui apa yang menjadi kekurangan dari PSB ini, sehingga PSB yang digelar berikutnya menjadi lebih menarik lagi dan semakin diminati masyarakat. Sebab, PSB ini kita gelar untuk memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus melestarikan kebudayaan tradisionil yang ada di Kota Medan,” kata Wakil Wali Kota.

Sebelum PSB dimulai, Wakil Wali Kota yang hadir didampingi Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan, Muslim Harahap dan Camat Medan Barat, Rudi Faisal Lubis begitu tiba di lokasi langsung meninjau seluruh stand yang menyajikan aneka kuliner dan kerajinan tangan hasil kreasi para pelaku UMKM di Kota Medan.

Selain melihat dan berkomunikasi dengan para pelaku UMKM, mantan anggota DPRD Medan ini pun membeli sejumlah snack (makanan ringan) serta sajadah yang bermotifkan Uis Gara (kain tradisionil Karo). Di samping sangat tertarik dengan hasil kreasi para pengerajin itu, Akhyar pun berharap seluruh pengunjung yang hadir juga ikut membeli.








Leave a Reply