Amat banyak rakyat Indonesia saat ini kebingungan melihat langkah catur yang dimainkan oleh Presiden Jokowi. Bahkan sebagian besar rakyat merasakan kengerian dan ketakutan, kalau-kalau Presiden Jokowi tidak akan bisa mempertahankan kedudukannya sebagai Presiden. Kenapa?

Begitu gencarnya kabar akan adanya kudeta, kudeto, kudeti, dan pelengseran yang ditiupkan oleh orang idiot yang otaknya kurang dari ukuran normal. Ada yang kurang 2 gram, sampai setengah kiloan bahkan sudah nyaris gila, karena membayangkan Presiden yang cungkring and ceking bin kurus bisa mereka goyang-goyang sampai jatuh.




Emang lo pikir buah mangga, cuy?

Jangan salah, cuy, Presiden kami itu ibarat pohon salak; dikelilingi oleh duri yang tajam! Jangankan pohonnya, ngambil buahnya saja elu musti hati-hati, bro. Jika tidak hati-hati, you pasti … Coss… Luka!

Mari kita ulas secara gendheng alias edan edanan…

Sebelah kaum bumi datar, yang dianggap paling berbahaya dan berpengaruh ya tentu saja Jendral Prabocor, karena punya pengaruh banyak, punya uang banyak, punya relasi banyak, punya kuda banyak dan yang tidak dipunyainya cuma satu… itu tuh pistol yang punya peluru dua biji doang!!!

Ada beberapa komponen yang sudah kelihatan gerak langkahnya, yakni partai Gerandong, Partai Korupsi Sapi, Partai Amin Nakal, dan Partai yang setiap setengah menit lagu partainya mengudara lewat tivi yang dimilikinya. Entah partai apa itu namanya, males saya ngingatnya, soalnya nggak mutu, sih.

Ada yang bilang pengurus partainya ada orang Karo, katanya. Wuh… emang gua pikirin?! Mungkin maksudnya si AS! Mboh aku ora ngerti, aku ora uruslah.

Jendral Penguasa Republik ini tentunya hanyalah Joko Widodo, sebagai panglima tertinggi di negara ini, yang bisa memerintahkan banyak perintah kepada pasukannya yang luar biasa​ banyak! Mungkinkah pasukan cingkrang berani makar? Aku gak yakin kawan! Kenapa?

Ah, tak usah heranlah, imam besarnya saja ternyata cuma gede bacot doang. Kata bro Tunas, mengaumnya kayak macan, eh ternyata lembek kayak tempe mendoan. Dan, malah lari ke luar negeri sana.

Pertama melarikan diri ke Philipina, ngaku-ngaku orangnya Ustad Abu Bakar Ba’asyir. Mungkin mau minta tolong sama kaum Islam garis keras di sana yakni kaum Moro yang sangat terkenal sebagai bandit pemberontakan di Philipina. Namun, kaum Moro menolak mentah-mentah karena takut dibumihanguskan oleh Dueterte, Presiden Philipina yang tidak bisa kompromi, yang baru-baru ini diajak Presiden Jokowi jalan-jalan ke Pasar Tanah Abang.

Terpaksalah balik kanan dan terus terbang ke Saudi. Lalu, siapa yang jadi motor dan pemain aksi demo nanti? Ada yang bilang seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa sudah bersatu di komandoi oleh Sengkuni Sara, yakni Amin raiso opo-opo. Wow… nanti dulu, kawan!!!




Si Sengkuni ini boleh ngomong apa saja, wong nggak mbayar, koq. Jika dia bilang sudah mengkondisikan mahasiswa, itu pastilah banyak bohong besar. Mahasiswa seluruh Indonesia sudah sangat tau karakter busuk sengkuni ini yang tidak bisa dipercaya. Ngakunya sebagai tokoh Reformasi, yang direformasi hanyalah kantongnya saja biar penuh uang. Siapapun yang jadi Presiden pasti dijelek-jelekkannya, termasuk jika bapak dari istrinya alias mertuanya pun.

Hi hi hi hi hi hi hi hi hi hi gendheng blass kowe min !!!

Oke kita lanjutkan ya, kawan!!!

Catur Solo menempatkan Jendral Wiranto sebagai Menkopolhukam adalah agar supaya si Prabocor jangan banyak tingkah. Kenapa?

Ssssssst kita mundur dulu satu dekade ya, kawanku…. yakni dulu, ketika itu siapakah yang memecat Prabocor dari TNI dan jawabannya pastilah Jendral Wiranto!! Dendam sudah pasti dendam, namun apa yang bisa dilakukan oleh Prabocor ini? Paling cuma teriak-teriak sambil lempar HP sama Fadli Zontoloyo !!!

Mudah-mudahan kisah ilusi tanpa tata bahasa dan tentunya tanpa batas yang baik ini menjernihkan otak dan fikiran anda yang kusut, akibat kebanyakan mikir kudeta. Dari pada kudeta, tentu lebih baik ….. ku kedai kita, otah.…. Ngopi dulu, nyong!







Leave a Reply