JEBTA B. SITEPU. MEDAN. Dalam rangka menghadapi bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Wali Kota Medan (Drs H. T. Dzulmi Eldin S. MSi) selaku Dewan Ketahanan Pangan Kota Medan, menghimbau seluruh warga Kota Medan agar tidak membeli bahan pokok melebihi kebutuhan. Sebab, ketersediaan bahan pokok di ibukota Provinsi Sumatera Utara cukup untuk 3 bulan ke depan.

Menurut Wali Kota, Pemko Medan melalui SKPD terkait telah menurunkan tim untuk memantau ketersediaan bahan pokok dengan mendatangi gudang-gudang Bulog maupun distributor bahan pokok yang ada di Kota Medan.

“Dari hasil pemantauaan yang kita lakukan, alhamdulillah ketersediaan bahan pokok cukup untuk 3 bulan ke depan,” kata Wali Kota.

Didampingi Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan selaku Sekretaris Dewan Ketahanan Pangan, Muslim Harap, Wali Kota selanjutnya mengungkapkan hasil pemantauan yang telah dilakukan. Untuk beras, stok yang ada saat ini sebanyak 87.200 ton, sedangkan kebutuhan untuk satu bulan menjelang puasa hanya 20.369,32 ton.




“Jadi, masih cukup untuk 4 bulan ke depan,” ungkapnya.

Kemudian stok gula yang ada saat ini, jelas Wali Kota, sebanyak 17.980 ton, sedangkan kebutuhan untuk satu bulan menjelang puasa hanya 1.401,26 ton. Artinya, stok gula yang ada saat ini bisa sampai satu tahun. Lalu minyak goreng, stok yang ada saat ini sebanyak 69.500 ton, sementara kebutuhan untuk satu bulan jelang puasa hanya 3.145,45 ton sehingga stok yang ada saat ini cukup untuk setahun.

Selain itu, tambah Wali Kota, stok cabe merah sebesar 24 ton per hari, sedangkan kebutuhan untuk satu hari jelang puasa hanya 14,98 ton. Dikatakan Wali Kota, ketersediaan cabai merah ke depan tergantung pasokan dari luar Kota Medan. Sementara itu bawang merah, Wali Kota mengatakan stok yang ada saat ini sebanyak 142 ton, sedangkan kebutuhan untuk satu bulan menjelang puasa 18,02 ton.

“Sama seperti cabe merah, ketersediaan bawang merah ke depan juga tergantung pasokan dari luar Kota Medan,” paparnya.

Untuk terigu, terang Wali Kota, stok yang ada saat ini sebanyak 222.691 ton, sedangkan kebutuhan untuk satu bulan jelang puasa hanya 2.057,60 ton sehingga stok yang ada saat ini bisa untuk setahun. Begitu juga dengan daging sapi, stok yang ada sebanyak 787,5 ton, sedangkan kebutuhan untuk satu bulan jelang puasa hanya 349,75 ton. Dengan demikian stok daging sapi yang ada saat ini cukup untuk 2 bulan ke depan.

Di samping stok bahan pokok, Wali Kota memaparkan harga bahan pangan pokok berdasarkan pemantauan yang telah dilakukan juga masih stabil sampai saat ini. Dikatakannya, harga besar kisaran Rp. 10.000 s/d Rp. 13.000 per-kg, gula pasir Rp. 12.500/ kg, minyak goreng Rp. 11.000 s/d Rp. 15.000/kg, bawang merah Rp. 25.000 s/d Rp. 29.000/kg, cabe merah Rp. 27.000 s/d Rp. 30.000/kg, daging sapi lokal Rp. 110.000/ kg, daging beku Rp. 80.000/ kg dan tepung terigu Rp. 8.000/ kg.

Ditegaskan oleh Wali Kota, Pemko Medan dengan Polrestabes Medan dan Polresta Belawan akan memantau pasar dan distributor bahan pangan pokok secara terus menerus.




“Langkah ini dilakukan untuk menjamin pasokan ke pasar sehingga harga tidak ada kenaikan yang signifikan,” tegasnya.

Selanjutnya kepada semua distributor bahan pangan pokok di Kota Medan, Wali Kota menghimbau tidak menimbun bahan pangan pokok guna menghindari kelangkaan di pasar.

“Pemko Medan beserta pihak kepolisian akan menindak tegas siapun yang menimbun bahan pangan pokok di Kota Medan!” pungkasnya.

Foto header:

Wali Kota Medan, Drs H. T. Dzulmi Eldin S.MSi mengecek harga bahan pangan pokok di pasar murah yang digelar Pemko Medan untuk membantu warga kurang mampu untuk menghadapi bulan puasa dan Hari Raya Idul Firi beberapa waktu lalu. Wali Kota minta warga tidak perlu membeli berlebihan, sebab stok bahan pangan pokok di Kota Medan cukup untuk 3 bulan ke depan.






Leave a Reply