IMANUEL SITEPU. STM HILIR. Lakalantas antara Supra X 125 dengan Suzuki Carry Minibus terjadi di Jalan Besar STM Hilir Tanjung Morawa atau tepatnya di Dusun Sinembah, Desa Limau Mungkur (Kecamatan STM Hilir) [Rabu 17/5: sekira 17.30 wib].

Akibat insiden ini, pengendara Honda Supra x 125, Beny Sembiring (43) warga Dusun 1 Desa Limau Mungkur tewas. Sementara, 2 rekannya yang ada di boncengan, Yenti Br Ginting (44) dan Elis (24) juga warga yang sama, mengalami luka parah dan terpaksa dirawat di RSU Elisabeth dan RSU Sembiring Delitua.

Informasi diperoleh Sora Sirulo, tabrakan maut ini berawal ketika seorang warga yang sedang sakit, hendak berobat ke klinik ‘Mayen’ milik Yenti Br Ginting yang berprofesi sebagai bidan desa, di Dusun 1 Desa Limau Mungkur. Namun karena Yenti Br Ginting bersama perawatnya Elisa sedang berada di Dusun Tungkusan, Desa Tadukan Raga, Beny Sembiring yang bekerja di rumah Yenti Br Ginting berinisiatif untuk menjemput kedua bidan tersebut dengan mengendarai Supra X 125 BK 3840 MB.

Sial dialami Beny Sembiring dan Yenti Br Ginting serta Elisa yang ada di boncengan. Soalnya, ketika sepeda motor yang dikemudikan Beny Sembiring melintas di Dusun Sinembah Desa Limau Mungkur, dari arah berlawanan tiba – tiba muncul sebuah mini bus Suzuki Carry warna hitam BK 8648 MC dengan kecepatan tinggi.

Brakk… Tabrakan pun tak terhindarkan. Akibatnya, Beny Sembiring, Yenti Br Ginting dan Elisa langsung terpental dari atas sepeda motor. Beny Sembiring mengalami luka parah di dada dan salah satu kakinya ikut patah. Demikian juga dengan Yenti Br Ginting. Bidan Desa ini mengalami memar dan bengkak di bagian dada. Demikian juga dengan Elisa, ia mengalami benturan keras pada punggung dan kepala.




Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan. Sementara, pengemudi Suzuki Carry yang belum diketahui identitasnya, memilih kabur meninggalkan mobilnya di TKP. Di lain sisi, ketiga korban kemudian di evakuasi oleh warga ke Puskesmas Talunkenas.

Namun karena mengalami luka cukup parah, ketiga korban selanjutnya di rujuk ke RSU Sembiring Delitua. Setelah dilakukan pemeriksaan, Yenti Br Ginting dan Beny Sembiring ternyata mengalami luka cukup parah. Oleh dokter RSU Sembiring Delitua, keduanya kemudian diarahkan untuk di bawa ke RSU Elisabeth Medan.

Malang dialami Beny Sembiring, di tengah perjalanan, kondisinya kian kritis. Sehingga harus diberhentikan di RSU Hidayah. Belum juga mendapat pertolongan medis, Beny Sembiring ternyata sudah dijemput maut.

Kapolsek Talun Kenas AKP S Pasaribu SH membenarkan kejadian ini.

“Ada 3 korban dalam insiden ini. Satu orang tewas atas nama Beny Sembiring. Korban Yenti Br Ginting masih dirawat di RSU Elisaberh. Dan korban Elisa dirawat di RSU Sembiring Delitua,” ujarnya.

Lanjut dikatakan, saat ini kita masih menyelidiki siapa pengemudi mobil yang bertabrakan dengan sepeda motor korban.

“Kasus kecelakaan ini telah ditangani oleh Unit Laka Polres Deliserdang,” ujarnya.








Leave a Reply