IMANUEL SITEPU. DELITUA. Malang benar nasib S beru Barus (36) warga Pangkalan eBrandan (Kabupaten Langkat). Niatnya hendak membeli sepatu, uang sebanyak Rp 1 juta serta perhiasan seberat 10 gram yang berada di dalam dompet rahib.

Menurut keterangan beru Barus saat ditemui di Polsek Delitua, nasib apes yang menimpanya terjadi [Jumat 19/5: sekitar 11.00 wib]. Saat itu, korban berencana hendak membeli sepatu di toko Kobapa yang terletak di simpang Jl. Kesehatan, Kelurahan Delitua Timur (Kecamatan Delitua). Akan tetapi, kata korban, ketika dirinya sedang asyik memilih sepatu yang disukai, tiba-tiba saja ada 2 orang perempuan menyapa korban yang juga sedang membeli sepatu.

“Satu orang yang ada di depan mengajak aku berbicara. Sementara seorang perempuan lainnya berada di belakangku,” ceritanya.




Diduga terkena hipnotis, tanpa disadari oleh korban, dompet yang semula disimpan di dalam tas sandang telah rahib. Korban pun mengetahui kejadian tersebut ketika hendak membayar sepatu yang telah dipilihnya.

“Aku seperti orang linglung. Aku pun nggak sadar dompetku kapan hilangnya. Mungkin juga karena aku keasyikan memilih sepatu. Tak taulah, sampai sekarang aku masih bingung. Koq bisa dompetku itu hilang?” sebutnya.

Karena tidak mengetahui keberadaan dompetnya, Beru Barus pun mencoba mempertanyakan kepada pelayan toko.

“Menurut penjelasan penjaga toko, mereka menduga kalau dompetku diambil oleh kedua perempuan itu. Soalnya, ia sempat melihat kedua perempuan itu keluar dari toko dan langsung tancap gas mempergunakan sepeda motor metic,” beber korban.

Sementara menurut T. Barus keluarga korban, sebelum kejadian, korban sempat melihat kedua pelaku mengikuti S Beru Barus.

“Begitu kakak saya masuk ke dalam toko, kedua pelaku langsung mengikuti dari belakang,” bebernya.

Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna, membenarkan laporan korban.

Foto: korban saat di Polsek Delitua








Leave a Reply