CALPINTA GINTING. JAKARTA. Ada 4 daerah yang menjadi asal buah jeruk yang masuk ke pasar-pasar induk Jakarta: 1. Tanah Karo (biasanya disebut Jeruk Medan atau Jeruk Karo). 2. Jember, 3. Bali, dan 4 Pontianak. Terkadang ada giliran jeruk Karo yang masuk ke Jakarta sedangkan dari daerah – daerah lain sedang kosong atau hanya sedikit masuk.

Kada terjadi juga Jeruk Karo sedang kosong atau sangat seidkit yang masuk ke Jakarta sedangkan jeruk dari Jember dan Bali membanjir atau dari Pontianak dan Jember dan Bali menyusut.

Kali ini, saat sekarang, terjadi persaingan antara Karo, Jember dan Bali. Walaupun secra kualitas dan rasa Jeru Karo masih paling banyak iinginkan oleh konsumen, banjirnya komoditi jeruk dari Jember dan Bali memaksa penjual menekan haga Jeruk Karo lebih rendah.

Secara umum, terjadi penurunan harga jeruk di Jakarta saat ini. Di bawh ini kami sertakan daftar harga jeruk sebagaimana dicatat oleh wartawan Sora Sirulo di Pasar Induk Modern Cikopo hari ini [Kamis 25/5].




JERUK KARO (Mulai dari ukuran terkecil)

D Karo Rp. 6 ribu – 7 ribu/ Kg

Dr Karo Rp. 9 ribu – 10 ribu/ Kg

Dtop Karo Rp. 16 ribu – 17 ribu/ Kg

Cara Karo Rp. 23 ribu -25 rbu/ Kg

Ab Karo Rp. 27 ribu – 28 ribu/ Kg

JERUK BALI (Mulai dari urutan terkecil)

AA Bali Rp. 5 ribu/ Kg

Bom Bali Rp. 7 ribu – 8 ribu/ Kg

KING Bali Rp. 9 ribu – 10 ribu/ Kg

Super Bali 13 ribu – 15 ribu/ Kg

JERUK JEMBER (Mulai dari ukuran terkecil)

Dk Jember Rp. 6 ribu – 7 ribu/ Kg

D Jember Rp. 7.500 – 8.000/ Kg

Drop jember Rp. 8.500 – 9.000/ Kg

C Jember Rp. 10 ribu/ Kg






Leave a Reply