NELSON GINTING. SEI LAPAN. Curah hujan yang tinggi terjadi beberapa hari lalu [Selasa 23/5: Dinihari) di Kabupaten Langkat, tepatnya Kecamatan Sei Lapan, telah menyebabkan jebolnya tanggul sungai Sei Lapan yang terletak di Desa Lama Baru. Jebolnya tanggul selanjutnya berakibat air membludak merendam ratusan rumah warga di 4 wilayah.

Keempat wilayah itu adalah Desa Lama Baru, Desa Harapan Baru, Desa Lama, dan Kelurahan Harapan Jaya.

Akibat banjir yang menerjang 4 wilayah, sebanyak 456 Kepala Keluarga menjadi korban dan ratusan hektare persawahan warga juga rata terendam banjir setinggi 80-100 cm. Dalam merespon bencana ini, Disaster Emergency Respons dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumut langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan aksi dini penanganan bencana berupa assesment dan mendistribusikan bantuan bagi para korban bencana.

Bekerjasama dengan jajaran TNI dari Kodim 02/03 Langkat dan relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kabupaten Langkat, bantuan tahap awal berupa makanan pokok segar, pakaian layak pakai dari Levi’s, dan personal hygiene didistribusikan langsung untuk meringankan beban para korban bencana.

Hingga berita ini sampai ke redaksi [Sabtu 27/5: Pukul 10.00 Wib], kondisi banjir Langkat belum sepenuhnya pulih. Masyarakat bersama para relawan masih berjibaku melakukan pemulihan fasilitas umum dan pemukiman warga yang terdampak banjir. ACT SUMUT yang sejak beberapa pekan lalu menyambangi Kabupaten Langkat untuk mendistribusikan bantuan untuk Lansia, Anak Yatim, dan masyarakat prasejahtera jelang Ramadhan berupa paket pangan dan peralatan ibadah insya Allah terus berkomitmen secara total dan tuntas membantu korban bencana dan masyarakat prasejahtera di kabupaten Langkat.








Leave a Reply