IMANUEL SITEPU. DELITUA. Repan Arapenta Tarigan (29), karyawan PT Efata Indonesia Tour Travel harus menginap di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Warga Desa Rumah Sumbul (Kecamatan Sibolangit) ini nekat membawa kabur uang perusahaan sebesar Rp 60 juta lebih.

Informasi yang berhasil dihimpun Sora Sirulo di Polsek Delitua menyebutkan, Repan Tarigan ditangkap Polsek Delitua atas laporan Heriawan Ginting Manik, warga Jl. Jamin Ginting No 163A (Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor). Dalam laporannya, pelaku yang sudah bekerja 2 tahun di perusahaan dan sejak 2015 dipercayakan untuk menangani penjualan tiket kepada corporate, namun sejak Januari 2017 tidak menyetorkan beberapa uang pembayaran tiket yang dipesan oleh coorporate.




Berulangkali pemimpin perusahaan mempertanyakan kemana uang pesanan dari coorporate selama ini, namun pelaku selalu berkilah, membuat alasan kalau dana belum cair. Karena tunggakan pembayaran dari coorporate sudah semakin besar, pimpinan perusahaan pun memutuskan untuk menghentikan kerjasama dengan coorporate dan meminta coorporate melunasi semua tunggakan pembayaran. Sejak saat itulah perbuatan yang dilakukan tersangka Repan Tarigan diketahui. Karena, menurut pihak coorporate, mereka tidak pernah menunggak pembayaran.

“Di situlah terungkap kalau Repan Tarigan tidak pernah menyetorkan uang pembayaran tiket dari coorporate kepada kasir. Akibat peristiwa tersebut, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp. 60.281.959,00,” ujar Heriawan Ginting Manik kepada Sora Sirulo.

Kapolsek Delitua melalui Kanit Reskrim Iptu. M. Rian Sik ketika dikonfirmasi membenarkannya adanya laporan penpuan dan tersangka telah diamankan.

“Pelaku diamankan [Kamis 20/5: sekira 14.00 wib]. Turut diamankan 1 rangkap rekap pembayaran tiket dari Dinas Perdagangan. 30 kode booking invoice dan print out-opsi tiket dan daftar transaksi,” ujar Iptu Rian menjelaskan.








Leave a Reply