IMANUEL SITEPU. DELITUA. Giat Ops Pekat Toba 2017 dengan sasaran prostitusi, Polsek Delitua berhasil menjaring 6 perempuan malam yang kerab mangkal di sepanjang Jl. Setia Budi, Simpang Selayang (Medan Tuntungan) [Sabtu 27/5: sekira 02.30 wib].

Keenam perempuan malam yang ditangkap masing masing Fatimah (26) warga Simpang Selayang, Eva (33) juga warga Simpang Selayang, Jahti beru Sembiring (36) warga Jl. Bunga Rinte, Kristin boru Situmorang (32 warga Gg Sitepu (Simpang Selayang), Dina Sahira (28) warga Jl. Jamin Ginting depan Royal Sumatra serta Devi Lestari (18) warga Pasar V Padangbulan.




Usai diamankan, keenamnya digelandang ke Mapolsek Delitua guna didata dan diinterogasi. Usai dilakukan pembinaan dan siraman rohani yang disampaikan oleh salah seorang ustadz dari Kecamatan Delitua, keenam pekerja seks ini kemudian diperkenankan pulang setelah dilakukan penjemputan oleh keluarga.

Kapolsek Delitua (Kompol Wira Prayatna SH Sik) ketika dikonfirmasi oleh Sora Sirulo membenarkannya.

“Sebelum disuruh pulang, kita beri siraman rohani terlebih dahulu. Agar mereka segera taubat dan menjalani hidup yang lebih baik. Sebagian diantaranya sempat ada yang menangis mendengar ceramah Pak Ustadz,” kata Kapolsek.

Salah seorang diantara perempuan itu yang enggan menyebutkan namanya kepada wartawan mengaku terpaksa menjalani profesi sebagai wanita malam lantaran tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Mau gimana lagi? Cari uang dan pekerjaan di Medan ini cukup sulit. Gimana aku mau kasih makan dan bayar sekolah anakku. Mau tidak mau, rela tidak rela, yah terpaksa dilakukan,” ujar wanita kulit kunig langsat ini.








Leave a Reply