NATALIE SEMBIRING. MEDAN. Pemko Medan menggelar rukyatul hilal (pemantauan hilal) di Gedung Observatorium Ilmu Falak (OIF) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jl. Denai, Kelurahan Tegal Sari Mandala II (Kecamatan Denai) [Minggu 5/6: Petang]. Kegiatan ini digelar dalam rangka memberikan masukan kepada pemerintah pusat dalam sidang isbat untuk menetapkan 1 Ramadhan1438 H.

Rukyatul hilal ini dihadiri langsung Wali Kota Medan (Drs H T Dzulmi Eldin S MSi) bersama Rektor UMSU, DR Agussani MAP, Ketua MUI Kota Medan,  Prof DR M Hatta MA, Ketua Pengadilan Agama Kota Medan,  Drs H.M Nasrul K SH MH,  Kepala Kementerian Agama Kota Medan, H Iwan Zulhami SH MAP, DR Arwin Juli Rakhmadi (tim ahli IOF), Sunardi S.Kom (tim ahli BMKG Kota Medan) serta sejumlah pimpinan SKPD Pemko Medan.




Dari rukyatul hilal yang dilakukan, keberadaan hilal yakni bulan sabit muda pertama yang dapat dilihat setelah terjadi konjungsi (ijtimak/bulan baru) pada arah dekat matahari terbenam sudah terlihat dengan jelas dengan ketinggian mencapai 8 derajat. Selanjutnya hasil pemantauan ini diserahkan kepada pemerintah pusat dalam menetapkan 1 Ramadhan 1438 H.

“Kita sudah melihat ketinggian hilal telah mencapai 8 derajat. Kita berharap laporan hasil perhitungan dan pantauan yang telah kita laksanakan ini, dapat memberikan sumbang saran kepada pemerintah pusat dalam melakukan sidang isbat untuk menetapkan 1 Ramadhan 1438 H,” kata Wali kota.

Dijelaskan, Wali Kota, seperti tahun lalu, Pemko Medan tidak hanya bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama dan BMKG Kota Medan saja dalam memantau rukyatul hilal, tetapi juga melibatkan UMSU Medan melalui OIF yang dimilikinya. Diharapkan dengan OIF beserta peralatan yang dimilikinya bisa membantu untuk melihat hilal.

“Pemantauan hilal tahun ini terasa lebih lengkap dengan hadirnya OIF UMSU. Dengan kecanggihan peralata yang dimiliki OIF UMSU ini, kita dapat melihat letak hilal dengan lebih detail sehingga lebih memudahkan kita dalam menentukan awal Ramadhan tahun ini,” ungkapnya.

Selanjutnya Wali Kota tak lupa  mengucapkan selamat berpuasa dan  mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh umat Muslim di Kota Medan. “Semoga puasa dan amal ibadah yang kita laksanakan dengan ikhlas di bulan penuh berkah ini dapat diterima oleh Allah SWT,” harapnya.

Sementara itu   Kepala Kemenag Kota Medan, Iwan Zulhami SH MAP menjelaskan, tujuan dilakukannya  rukyatul hilal ini untuk memberikan ketenangan bagi umat islam dalam beribadah, khususnya ibadah puasa. Selain itu agar dapat diketahui lebih jelas tentang posisi hilal di Kota Medan dalam menentukan awal Ramadhan 1438 H.

“Tidak itu saja, kegiatan ini juga untuk memupuk kebersamaan dan membinah ukhuwah Islamiyah serta menjadi bahan   masukan sidang isbat di Jakarta. Sepertinya untuk tahun ini tidak terjadi perbedaan penentuan 1 Ramadhan 1438 H, sebab hasil pantauan yang telah dilakukan, hilal sudah terlihat dengan ketinggian di atas 8 derajat,” jelas Iwan.








Leave a Reply