Sungguh nalar saya mengatakan bahwa, siapapun mereka yang mengklaim sebagai pengacara Rizieq atau Pengacara FPI, cuma besar omong tok. Jika mereka mengatakan akan mengepung Bandara Soekarno Hatta dengan massa 1 juta orang, saya sangat yakin itu hanya trik murahan yang mereka harap agar pimpinan tidak ditangkap oleh Polisi.


Mereka berharap, gertakan tersebut akan menyurutkan niat polisi untuk menangkap dan membekuk Rizieq saat kepulangannya nanti.

Ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha

Bagi saya hal ini tidak akan laku. Apakah mereka tidak takut berurusan dengan polisi? Jika akibat perbuatannya Bandara Soekarno Hatta lumpuh? Dan, jika omong kosong ini akan dilaksanakan, bagi saya tetap saja tidak akan ada masalah. Saya akan bukakan sedikit strategi pemerintah jika hal itu terjadi…. dan FPI pasti gigit jempol. 

1 Penerbangan , mungkin untuk situasi darurat akan bisa dialihkan ke Bandara​ sekitar Jakarta yakni Bandara Halim Perdanakusuma Bandara Pondok Cabe, dan bahkan bisa ke Bandung.

2 Sementara pengalihan penerbangan kedatangan dan pemberangkatan, mungkin polisi akan sangat sibuk menangkapi para pelaku pembuat kekacauan itu.




Jadi, untuk siapapun yang akan menggunakan jasa penerbangan di hari pulangnya si Rizieq, janganlah anda pernah ragu ataupun takut untuk datang ke ibukota Jakarta. Percayalah, urusan ini, bukanlah urusan rumit dan sangat gampang dicarikan solusinya.

Postingan ini sengaja saya tuliskan agar semua masyarakat Indonesia percaya dan yakin dengan kemampuan pemerintah dan aparat negara untuk mengantisipasi hal yang digembar-gemborkan, bahwa hal itu hanya lah urusan “kecil”. Bahkan akan menjadi sangat kecil lagi jika ingat omongan Presiden Jokowi soal “gebuk dan menggebuk”.

Saya kira, reputasi Kapolri, Panglima TNI, Kapolda dan Pangdam Jaya, terlalu​ besar pertaruhannya untuk dibuat jadi bahan bercanda oleh FPI. Namun demikian, saya sebagai rakyat Indonesia, tidak berharap Ormas ini terlalu banyak manuver. Soalnya, saat sekarang ini pun di ibukota tim Patriot Garuda Nusantara pimpinan Gus Nun ​yang diisi oleh Banser NU dan Pagar Nusa beserta relawan pro NKRI yang terdiri dari lebih 150 organisasi pendukung Ahok dan Jokowi tiap malam mensweeping aksi-aksi FPI yang biasanya marak di Bulan Puasa.

Saat sekarang ini, mereka biasanya rajin mensweeping. Sehingga, terjadilah terjadilah keadaan bahwa tukang sweeping disweeping.

FPI walaupun berkoar-koar setinggi langit, pasti menghindari jika harus berbenturan dengan Banser NU dan Pagar Nusa. Jangan pernah FPI tinggi hati, walaupun mereka mengklaim punya pendukung 7 juta orang, karena NU dan Pagar Nusa punya massa seratusan juta orang di seluruh Indonesia.

Salam NKRI
Salam Pancasila
Mejuah juah








1 COMMENT

  1. Kalau dulu FPI bikin sweeping hampir bebas saja, sekarang sudah ada ketegasan, gebuk dan penjarakan. Semua sudah ada uu tinggal melaksaakan. Kalau lapangan terbang diganggu juga ada uu karena lapangan terbang tempat strategis nation negeri ini. Pengganggu keamaana dan kelancaran lapangan terbang bisa ditangkap dan dihukum menurut uu melindungi tempat strategis negara. Gebuk dan tangkap.

    MUG

Leave a Reply