IMANUEL SITEPU. DELITUA. Giat Ops Pekat Toba 2017 yang digelar Polsek Delitua [Selasa 30/5: Dinihar], berhasil mengamankan 27 wanita tuna susila (WTS) bersama pasangan mereka, puluhan keping VCD porno, pemilik senjata tajam, 8 unit sepeda motor, dan 2 unit mobil tanpa dokumen.

Menurut Kapolsek Delitua (Kompol Wira Prayatna SH Sik) kepada wartawan, operasi Pekat Toba 2017 yang dilakukan besar-besaran dengan sasaran prostitusi, miras, pornografi, curanmor, curat, curas dan berbagai penyakit masyarakat ini melibatkan setidaknya 60 personil kepolisian dari sektor Delitua.

“Hampir seluruh personil dari Polsek Delitua, mulai dari Unit Reskrim, Intel, Binmas, dan Sabhara turut kita kerahkan dan langsung saya pimpin,” ujar Kompol Wira.




Dijelaskan oleh Kapolsek, adapun ke 27 WTS tersebut berhasil diamankan dari sejumlah hotel kelas melati serta kafe remang-remang yang tersebar di Jl. Flamboyan Raya, Jl. Setia Budi, Jl. Jamin Ginting, lokasi Pantai Bokek, Hotel Lonari, Hotel Green Alam Indah, Hotel Hawai dan beberapa hotel kelas melati lainya.

“Di samping itu, kita juga berhasil mengamankan 41 keping VCD porno dari toko JOJO milik Jimmy Hutabarat yang terletak di Jl. Kapiten Purba, Kelurahan Mangga (Medan Tuntungan),” ujarnya.

Lanjut dikatakan, pada kesempatan yang sama, tim gabungan yang dipinpin langsung Kapolsek Delitua tersebut berhasil meringkus Arry Ramadhani (25) warga Jl. Bunga Wijaya, Kelurahan PB Selayang 2 (Medan Selayang) atas kepemilikan senjata tajam.

“Dari tangan tersangka berhasil kita amankan sebilah pisau, gunting serta satu obeng,” sambungnya.

Dalam razia yang berlangsung, petugas juga berhasil membawa 8 unit kereta masing masing, Yamaha Mio BK 4743 ABT, Honda Beat BK 2947 AGB, Honda Vario BK 2324 AGN, Honda Vario BK 2965 ADM, Honda Vario BK 3699 YBV, Honda Beat BK 6312 ACN, Honda Beat BK 4396 AER, Honda Vario BK 4739 MAY dan mobil Daihatsu serta Honda Civic.

Bahkan, dari dalam sejumlah cafe dan Hotel, petugas kembali menyita 3 botol whisky Red Label, 4 botol contro, 1 botol scoth dan 4 botol brendi.

“WTS yang terjaring razia serta barang bukti telah dibawa ke Polrestabes Medan guna didata dan diinterogasi,” tambah Kapolsek sembari berharap agar seluruh maayarakat ikut berpartisipasi dalam memberantas penyakit masyarakat.








Leave a Reply